Tawuran Pakai Sajam, Siswa SMP di Sukabumi Tewas Kehabisan Darah
Minggu, 05 Mei 2024 - 14:36 WIB
loading...
A
A
A
Diantar menggunakan ambulans milik Pemerintah Desa Padabeunghar, korban dibawa ke RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi bersama 2 temannya. Tidak lama setelah tiba di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia.
Sopir ambulans, Toni (46) mengatakan, awalnya ditelepon pihak keluarga untuk membawa korban dari Klinik Tabayyun ke RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi, pukul 18.30 WIB. Pada saat itu dirinya belum mengetahui penyebab korban terluka.
“Jadi waktu di klinik, korban masih bernapas untuk dibawa ke Rumah Sakit Bunut (RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi). Teman-teman korban banyak waktu itu (di klinik), tapi yang ikut mengantar 2 orang ikut dalam ambulans dan 4 orang pakai sepeda motor boncengan," ujar Toni, Minggu (5/5/2024) dini hari.
Baca juga; Terlibat Tawuran Bersajam, 42 Pelajar di Medan Ditangkap Polisi
Selama di perjalanan, kata Toni, dia bertanya kepada teman korban terkait kronologi kejadian tersebut. Dari perbincangan tersebut, terungkap korban mengalami luka bocor pada bagian kepada dan luka jejas pada bagian kaki, akibat duel dengan siswa sekolah lain.
Sopir ambulans, Toni (46) mengatakan, awalnya ditelepon pihak keluarga untuk membawa korban dari Klinik Tabayyun ke RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi, pukul 18.30 WIB. Pada saat itu dirinya belum mengetahui penyebab korban terluka.
“Jadi waktu di klinik, korban masih bernapas untuk dibawa ke Rumah Sakit Bunut (RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi). Teman-teman korban banyak waktu itu (di klinik), tapi yang ikut mengantar 2 orang ikut dalam ambulans dan 4 orang pakai sepeda motor boncengan," ujar Toni, Minggu (5/5/2024) dini hari.
Baca juga; Terlibat Tawuran Bersajam, 42 Pelajar di Medan Ditangkap Polisi
Selama di perjalanan, kata Toni, dia bertanya kepada teman korban terkait kronologi kejadian tersebut. Dari perbincangan tersebut, terungkap korban mengalami luka bocor pada bagian kepada dan luka jejas pada bagian kaki, akibat duel dengan siswa sekolah lain.
Lihat Juga :