Gunung Lewotobi Erupsi, PVMBG: Waspada, Potensi Banjir Lahar!
Rabu, 01 Mei 2024 - 13:03 WIB
loading...
PVMBG melaporkan terjadi erupsi di Gunung Lewotobi Laki-Laki, Kabupaten Flores Timur, NTT pada Rabu (1/5/2024) pukul 11:26 WITA. Foto/PVMBG
A
A
A
FLORES TIMUR - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan telah terjadi erupsi di Gunung Lewotobi Laki-Laki, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu (1/5/2024) pukul 11:26 WITA.
PVMBG mengatakan, erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 44 mm dan durasi lebih kurang 2 menit 49 detik. ”Namun tinggi kolom abu tidak teramati,” tulis keterangan resmi PVMBG.
Untuk saat ini, PVMBG menetapkan status Gunung Lewotobi Laki-laki berada pada Level II atau waspada.
Baca Juga: Awas! Sebaran Gas SO2 dari Erupsi Gunung Ruang Ancam Warga Sulut
PVMBG mengeluarkan enam rekomendasi bagi masyarakat dan pemerintah daerah (Pemda) atas peristiwa ini, di antaranya:
1. Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 2 KM dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki serta sektoral 3 km pada arah Utara-Timur Laut dan 5 KM pada sektor Timur Laut.
2. Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya.
PVMBG mengatakan, erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 44 mm dan durasi lebih kurang 2 menit 49 detik. ”Namun tinggi kolom abu tidak teramati,” tulis keterangan resmi PVMBG.
Untuk saat ini, PVMBG menetapkan status Gunung Lewotobi Laki-laki berada pada Level II atau waspada.
Baca Juga: Awas! Sebaran Gas SO2 dari Erupsi Gunung Ruang Ancam Warga Sulut
PVMBG mengeluarkan enam rekomendasi bagi masyarakat dan pemerintah daerah (Pemda) atas peristiwa ini, di antaranya:
1. Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 2 KM dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki serta sektoral 3 km pada arah Utara-Timur Laut dan 5 KM pada sektor Timur Laut.
2. Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya.
Lihat Juga :