Berikan Remisi saat HUT RI, Ganjar Dapat Hadiah Lukisan dari Napi
Selasa, 18 Agustus 2020 - 08:09 WIB
loading...
A
A
A
"Biasanya kalau melukis butuh waktu 2-3 minggu, tapi karena ini dadakan, saya menyelesaikan lukisan ini dalam waktu seminggu," imbuhnya.
Saat bertemu Ganjar, Tri langsung memberikan lukisan itu dan minta foto bersama. Namun niat Tri memberikan lukisan sebagai hadiah, ditolak Ganjar, karena Ganjar tidak boleh menerima hadiah dalam bentuk apapun.
"Ini saya beli, tidak boleh kalau gratis," ucap Ganjar.
Selain lukisan, di Lapas tersebut Ganjar melihat banyak karya kerajinan tangan buatan warga binaan. Menurutnya, bekal keterampilan itu menjadi modal warga binaan usai menjalani pembinaan, sehingga mereka tetap bisa eksis di tengah masyarakat dengan kemampuan yang dimiliki.
"Ini bagus, banyak kreasi yang dilakukan teman-teman warga binaan yang memiliki nilai ekonomis. Di Slawi dan Pekalongan saya juga menemukan hal yang sama, buat sarung dan diekspor. Di sini, ada furniture, lukisan, kerajinan kulit dan masker yang bahkan sudah diekspor sampai ke Malaysia dan Korea," imbuhnya.
Sementara itu, dalam pemberian remisi perayaan Hari Ulang Tahun ke-75 Republik Indonesia, Lapas Klas 1 Semarang memberikan remisi kepada 606 narapidana. Remisi yang diberikan merupakan remisi umum satu, yakni hanya pengurangan masa penahanan.
Saat bertemu Ganjar, Tri langsung memberikan lukisan itu dan minta foto bersama. Namun niat Tri memberikan lukisan sebagai hadiah, ditolak Ganjar, karena Ganjar tidak boleh menerima hadiah dalam bentuk apapun.
"Ini saya beli, tidak boleh kalau gratis," ucap Ganjar.
Selain lukisan, di Lapas tersebut Ganjar melihat banyak karya kerajinan tangan buatan warga binaan. Menurutnya, bekal keterampilan itu menjadi modal warga binaan usai menjalani pembinaan, sehingga mereka tetap bisa eksis di tengah masyarakat dengan kemampuan yang dimiliki.
"Ini bagus, banyak kreasi yang dilakukan teman-teman warga binaan yang memiliki nilai ekonomis. Di Slawi dan Pekalongan saya juga menemukan hal yang sama, buat sarung dan diekspor. Di sini, ada furniture, lukisan, kerajinan kulit dan masker yang bahkan sudah diekspor sampai ke Malaysia dan Korea," imbuhnya.
Sementara itu, dalam pemberian remisi perayaan Hari Ulang Tahun ke-75 Republik Indonesia, Lapas Klas 1 Semarang memberikan remisi kepada 606 narapidana. Remisi yang diberikan merupakan remisi umum satu, yakni hanya pengurangan masa penahanan.
Lihat Juga :