HUT Kemerdekaan RI, PDIP Surabaya Ziarah Pahlawan dan Beri Penghargaan Veteran
Senin, 17 Agustus 2020 - 14:05 WIB
loading...
A
A
A
”Peringatan kemerdekaan yang ke-75, menjadi momentum bagi kita untuk memberikan yang terbaik bagi Indonesia. Bagi negara dan bangsa yang diperjuangkan dengan nyawa dan air mata oleh Bung Karno, Bung Hatta, dan jutaan pahlawan,” ujar Adi.
Ziarah kemudian berlanjut ke makam para pejuang PDIP di Surabaya. Antara lain, Ir. Sutjipto, Ibu Sudjamik, dan L. Soepomo di TPU Keputih. Menurut Adi, para pejuang partai tersebut telah memberi teladan perjuangan yang gigih mewujudkan demokrasi di tanah air.
”Beliau-beliau adalah pejuang partai yang setia sampai akhir kepada Ibu Megawati Soekarnoputri, sejak Kongres Luar Biasa PDI 1993, hingga melewati masa-masa sulit. Kemudian, menegakkan PDIP. Sehingga menjadi kokoh dan kuat. Beliau-beliau adalah pejuang partai yang berada di garis," tandas Adi.
Pada Minggu malam (16/8/2020), PDIP Surabaya juga memberikan penghargaan 17 veteran dan warakawuri (janda para pejuang perang). ”Kita berdosa jika tidak melanjutkan perjuangan para pahlawan, para pejuang, para veteran, dan mengkhidmati keteguhan para warakuwuri melewati masa-masa sulit dengan kesabaran revolusioner,” papar Adi.
Oleh sebab itu, PDIP Surabaya terus menggeber program-program konkrit yang membantu rakyat menghadapi pandemi. Partai berlambang banteng moncong putih itu juga menggelar tasyakuran kemerdekaan dan doa bersama para pemuka lintas agama di kantor PDIP Surabaya. "Semoga Kota Surabaya semakin maju dan terus menjadi rumah besar yang ramah bagi seluruh warganya,” pungkas Adi.
Ziarah kemudian berlanjut ke makam para pejuang PDIP di Surabaya. Antara lain, Ir. Sutjipto, Ibu Sudjamik, dan L. Soepomo di TPU Keputih. Menurut Adi, para pejuang partai tersebut telah memberi teladan perjuangan yang gigih mewujudkan demokrasi di tanah air.
”Beliau-beliau adalah pejuang partai yang setia sampai akhir kepada Ibu Megawati Soekarnoputri, sejak Kongres Luar Biasa PDI 1993, hingga melewati masa-masa sulit. Kemudian, menegakkan PDIP. Sehingga menjadi kokoh dan kuat. Beliau-beliau adalah pejuang partai yang berada di garis," tandas Adi.
Pada Minggu malam (16/8/2020), PDIP Surabaya juga memberikan penghargaan 17 veteran dan warakawuri (janda para pejuang perang). ”Kita berdosa jika tidak melanjutkan perjuangan para pahlawan, para pejuang, para veteran, dan mengkhidmati keteguhan para warakuwuri melewati masa-masa sulit dengan kesabaran revolusioner,” papar Adi.
Oleh sebab itu, PDIP Surabaya terus menggeber program-program konkrit yang membantu rakyat menghadapi pandemi. Partai berlambang banteng moncong putih itu juga menggelar tasyakuran kemerdekaan dan doa bersama para pemuka lintas agama di kantor PDIP Surabaya. "Semoga Kota Surabaya semakin maju dan terus menjadi rumah besar yang ramah bagi seluruh warganya,” pungkas Adi.
(msd)
Lihat Juga :