alexametrics

Polisi Selidiki Video Viral Guru SMK NU 3 Dikeroyok Siswa

loading...
Polisi Selidiki Video Viral Guru SMK NU 3 Dikeroyok Siswa
Polisi menyelidiki video berdurasi 24 menit yang memperlihatkan seorang guru tengah dikepung sejumlah siswa di SMK NU 03 Kaliwungu, Kendal Jawa Tengah. Foto/Dok/SINDOnews
A+ A-
KENDAL - Polisi menyelidiki video berdurasi 24 menit yang memperlihatkan seorang guru tengah dikepung sejumlah siswa di SMK NU 03 Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah. Dalam video terlihat guru berperawakan kurus berusaha menendang dan memukul para siswa.

Berdasarkan penyelidikan, peristiwa itu terjadi di dalam ruang kelas X TKR. Sementara guru dalam video itu diketahui bernama Joko Susilo SPd (54), warga Kartika Jaya Patebon Kendal. Peristiwa berlangsung pada Kamis 8 November pukul 09.15 WIB saat mata pelajaran Gambar Teknik Otomotif yang diampu Joko Susilo.

“Saat itu Pak Joko mengingatkan pada siswa yang tidak membawa alat gambar. Pada saat akan memantau ada lemparan kertas mengenai punggung Pak Joko. Dan pak joko teriak siapa yang melempar. Kemudian siswa tidak ada yang mengaku malah saling tuduh,” kata Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Agus Triatmaja, Minggu (11/11/2018).



Kemudian beberapa anak maju ke depan sambil bercanda dengan harapan Pak Joko tidak marah. “Tindakan siswa tersebut ditanggapi reaktif oleh Pak Joko dan membuat siswa semakin mendekati Pak Joko sambil menyentuh tubuh Pak Joko dan tertawa,” tambahnya.

Menurut Agus Triatmaja, pihak sekolah sudah mengetahui peristiwa itu setelah mendengar suara gaduh dari kelas tersebut. Namun video yang viral setelah diunggah ke media sosial tersebut baru diketahui pihak sekolah pada Sabtu 10 November 2018 usai upacara bendera peringatan Hari Pahlawan di SMK NU 03 Kaliwungu Kendal.

“Tidak ada pengeroyokan dan penganiayaan, hanya bercanda saja dan bercanda merupakan cara untuk mendekatkan diri kepada siswa,” tukasnya.

Meski demikian, pihak sekolah menyayangkan cara bercanda guru dan siswa karena dinilai melampui batas kewajaran apalagi direkam video. Pihak sekolah telah melakukan penanganan terhadap semua anak yang terlibat video dan memanggil masing-masing orangtua pada Senin 12 November 2018.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak