Kisah Kedekatan Pangeran Diponegoro dengan Kiai dan Santri

Selasa, 19 Maret 2024 - 05:57 WIB
loading...
A A A
Di antara mereka adalah penghulu kepala lembaga agama yakni Kiai Muhamad Bahwi, yang kemudian dikenal dalam Perang Jawa, sebagai Muhamad Ngusman Ali Basah. Sebelumnya mengabdi sebagai ketua forum ulama Masjid Suranatan atau masjid pribadi Sultan.

Tokoh lainnya adalah Haji Badarudin, komandan Korps Suranatan, yang sudah dua kali naik haji ke Mekkah atas biaya Keraton Yogyakarta dan memiliki pengetahuan, tentang sistem pemerintahan Ottoman di kota-kota suci.

Di masa mudanya di Tegalrejo, Diponegoro selain memiliki hubungan dengan para petinggi agama keraton, ia hampir dapat dipastikan juga memiliki hubungan dengan banyak guru independen ternama di wilayah Yogya. Tanah pertanian itu berdekatan dengan empat pusat ahli hukum Islam, yang dikenal sebagai pathok negari ('pilar negeri'), yakni Kasongan, antara Selarong dan Tegalrejo, Dongkelan, wilayah persis di selatan Yogyakarta, arah ke Bantul.

Berikutnya wilayah Papringan, di antara Yogyakarta dan Prambanan, dan Melangi, persis di sebelah barat laut Tegalrejo. Diponegoro kemudian di tahun 1827 akhirnya menikahi anak perempuan kiai guru yang juga guru senior Kasongan.

Pada saat Perang Jawa bergelar Raden Ayu Retnokumolo. Pangeran Diponegoro tentu sering melewati tempat kediaman calon mertuanya, dalam perjalanan dari Tegalrejo ke tanah pelungguh di Selarong di selatan Yogya.
(hri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MUI Tegas soal Kekerasan...
MUI Tegas soal Kekerasan Santri di Lombok: Harus Diproses Hukum, Tak Boleh Diselesaikan Internal
LPSK Bentuk Tim Pelindungan...
LPSK Bentuk Tim Pelindungan Darurat untuk Tangani Korban Kasus Pembakaran Santri di Lombok
KH Hasanuddin Kriyani...
KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Sidang Lengkap IV Dewan...
Sidang Lengkap IV Dewan Hisbah 2026, Ketum Persis: Fatwa Harus Jadi Solusi Umat
Rustini Muhaimin Dorong...
Rustini Muhaimin Dorong Kemandirian Santri Lewat Pelatihan Menjahit
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
Rekomendasi
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved