Terungkap! Ini Motif Penagih Utang Tewas Dibacok Pengutang di Cianjur
Senin, 18 Maret 2024 - 14:43 WIB
loading...
Motif pembunuhan terhadap Sopyan (45) oleh Surya (50) terkait utang piutang kasus penggandaan uang. Foto: MPI/Ricky Susan
A
A
A
CIANJUR - Terungkap, motif pembunuhan terhadap Sopyan (45), warga Kampung Cikijing, Desa Selajambe, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur gara-gara menagih uang. Pelakunya adalah Surya (50).
Dia dikabarkan bisa menggandakan uang di kediamannya di Kampung Babakanbandung, Desa Hegarmanah, Kecamatan Karangtengah, Cianjur.
Kapolres Cianjur AKBP Aszhari Kurniawan mengatakan, pembunuhan tersebut terjadi lantaran korban menagih janji ke pelaku atas uang yang sudah diserahkan untuk digandakan.
”Diduga pelaku pembunuhan itu adalah pelaku penipuan dengan modus bisa menggandakan uang. Jadi korban ini menagih janji pelaku atas uang yang sudah di serahkan untuk digandakan,” kata Aszhari Kurniawan, Senin (18/3/2024).
Baca Juga: 3 Tersangka Pembunuhan Berantai Bekasi-Cianjur Ditahan Terpisah
Menurut dia, pelaku merasa jengkel karena ditagih terus menerus oleh korban. Pelaku marah dan langsung melakukan pembunuhan dengan membacok bagian wajah dan kepala korban.
”Korban beberapa kali datang namun belum diberikan. Karena jengkel selalu ditagih pelaku marah sehingga pada saat itu juga mengambil alat untuk digunakan kekerasan sehingga meninggal dunia,” jelasnya.
Dia dikabarkan bisa menggandakan uang di kediamannya di Kampung Babakanbandung, Desa Hegarmanah, Kecamatan Karangtengah, Cianjur.
Kapolres Cianjur AKBP Aszhari Kurniawan mengatakan, pembunuhan tersebut terjadi lantaran korban menagih janji ke pelaku atas uang yang sudah diserahkan untuk digandakan.
”Diduga pelaku pembunuhan itu adalah pelaku penipuan dengan modus bisa menggandakan uang. Jadi korban ini menagih janji pelaku atas uang yang sudah di serahkan untuk digandakan,” kata Aszhari Kurniawan, Senin (18/3/2024).
Baca Juga: 3 Tersangka Pembunuhan Berantai Bekasi-Cianjur Ditahan Terpisah
Menurut dia, pelaku merasa jengkel karena ditagih terus menerus oleh korban. Pelaku marah dan langsung melakukan pembunuhan dengan membacok bagian wajah dan kepala korban.
”Korban beberapa kali datang namun belum diberikan. Karena jengkel selalu ditagih pelaku marah sehingga pada saat itu juga mengambil alat untuk digunakan kekerasan sehingga meninggal dunia,” jelasnya.
Lihat Juga :