Banyak Sampah Nyangkut, Jembatan Nyaris Ambruk di Pitara Depok Dibongkar
loading...
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menurunkan satu regu Satuan Tugas (Satgas) untuk membongkar jembatan eksisisting di atas Kali Cabang Barat (KCB) atau Kali Licin yang nyaris ambruk di Jalan Pitara RT 2/7, Rangkapan Jaya, Pancoran Mas, Kota Depok. Pembongkaran jembatan ini karena menjadi biang kerok sampah di aliran kali tersangkut.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok, Citra Indah Yulianty menyebut jembatan eksisting sudah lama tidak digunakan. Posisi jembatan yang terlalu rendah, menyebabkan sampah tersangkut dan menghambat aliran air.
"Sudah lama tidak digunakan (jembatan eksisting), karena sudah ada jembatan baru di sebelahnya. Untuk itu kami bongkar, agar tidak ada sampah yang tersangkut," kata Citra dalam keterangannya dikutip, Rabu (6/3/2024).
Citra mengatakan pekerjaan telah berlangsung selama empat hari. Saat ini masuk tahap pengangkatan sampah yang sudah terlanjur tersangkut. "Masih angkat sampah, setelah bersih baru kami bongkar jembatannya," ujarnya.
Citra menjelaskan tidak ada target penyelesaian, yang jelas harus sampai rampung dan jembatan eksisting terangkat seluruhnya. "Penyelesaian tergantung kondisi cuaca. Jika hujan terus dan debit air naik, maka memperlambat proses pembongkaran. Karena ini terlalu bahaya untuk keselamatan Satgas. Mudah-mudahan bisa segera selesai agar air mengalir secara optimal," tuturnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok, Citra Indah Yulianty menyebut jembatan eksisting sudah lama tidak digunakan. Posisi jembatan yang terlalu rendah, menyebabkan sampah tersangkut dan menghambat aliran air.
"Sudah lama tidak digunakan (jembatan eksisting), karena sudah ada jembatan baru di sebelahnya. Untuk itu kami bongkar, agar tidak ada sampah yang tersangkut," kata Citra dalam keterangannya dikutip, Rabu (6/3/2024).
Citra mengatakan pekerjaan telah berlangsung selama empat hari. Saat ini masuk tahap pengangkatan sampah yang sudah terlanjur tersangkut. "Masih angkat sampah, setelah bersih baru kami bongkar jembatannya," ujarnya.
Citra menjelaskan tidak ada target penyelesaian, yang jelas harus sampai rampung dan jembatan eksisting terangkat seluruhnya. "Penyelesaian tergantung kondisi cuaca. Jika hujan terus dan debit air naik, maka memperlambat proses pembongkaran. Karena ini terlalu bahaya untuk keselamatan Satgas. Mudah-mudahan bisa segera selesai agar air mengalir secara optimal," tuturnya.
(abd)