Update Pembongkaran Hibisc Fantasy Puncak Bogor, Belum Semua Bangunan Roboh

Senin, 10 Maret 2025 - 10:58 WIB
loading...
Update Pembongkaran...
Pembongkaran Hibisc Fantasy di kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat, wahana wisata anak perusahaan dari BUMD PT Jaswita, terus dilakukan hingga Senin (10/3/2025). FOTO/WILDAN HIDAYAT
A A A
BOGOR - Pembongkaran Hibisc Fantasy di kawasan Puncak Bogor , Jawa Barat, wahana wisata anak perusahaan dari BUMD PT Jaswita, terus dilakukan hingga hari ini. Pembongkaran dilakukan menggunakan alat berat dan secara manual, dengan pengawasan ketat dari petugas gabungan yang melibatkan TNI, Polri, serta Satpol PP dari Kabupaten Bogor dan Provinsi Jawa Barat.

Pembongkaran ini dilakukan setelah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menginstruksikan jajaran pemerintah untuk menindak tegas Hibisc Fantasy yang terbukti melanggar aturan perizinan. Selain itu, lokasi wisata ini juga dinilai sebagai salah satu penyebab banjir bandang yang melanda kawasan Puncak beberapa waktu lalu.

"Pemprov Jabar terus melakukan pembongkaran terhadap bangunan yang bermasalah perizinannya. Kami menggunakan alat berat untuk mempercepat proses ini, dan diharapkan dapat selesai dalam waktu dekat," kata Dedi Mulyadi dikutip, Senin (10/3/2025).



Sebelumnya, PT Jaswita yang mengelola Hibisc Fantasy dilaporkan telah melanggar aturan perizinan. Awalnya, Hibisc Fantasy hanya memiliki izin untuk menggunakan lahan seluas 2.400 meter persegi, namun pada kenyataannya, wahana wisata ini menggunakan lahan seluas 15.000 meter persegi, yang artinya mereka mencaplok sekitar 11.000 meter persegi lahan ilegal.

Tak hanya Hibisc Fantasy, Pemprov Jawa Barat bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan ATR/BPN juga menyegel sejumlah vila yang berada di kawasan Puncak. Pada minggu pagi kemarin, sekitar 17 vila ditemukan melanggar aturan dan ikut disegel oleh petugas.

Dalam upaya pengawasan, petugas gabungan tetap siaga untuk menghindari potensi bentrokan. Pembongkaran ini menjadi bukti ketegasan pemerintah dalam menegakkan aturan dan mencegah bencana alam yang disebabkan oleh pelanggaran terhadap tata ruang dan perizinan.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jalur Puncak Bogor Kini...
Jalur Puncak Bogor Kini Kembali Normal Dua Arah
Jalur ke Puncak Ditutup...
Jalur ke Puncak Ditutup Sementara, One Way Arah Turun Diberlakukan
KDM Perintahkan Wali...
KDM Perintahkan Wali Kota Bekasi Segera Pasang Palang Pintu Pelintasan Kereta
Pemkab Bogor Ajak Warga...
Pemkab Bogor Ajak Warga Dukung Pembangunan Puncak 2 untuk Atasi Kemacetan
Mobil Dinas Pemprov...
Mobil Dinas Pemprov DKI Dipakai Jalan-jalan ke Puncak, Pelat Merah Diganti Pelat Putih
Long Weekend, 37.224...
Long Weekend, 37.224 Kendaraan Serbu Wisata Puncak Bogor
Bukan Sekadar Tempat...
Bukan Sekadar Tempat Liburan, Tanjung Lesung Punya Potensi Jadi Sanctuary
Keindahan Gunung Gede...
Keindahan Gunung Gede dan Gunung Pangrango Sambut Wisatawan di Puncak
Merasakan Keunikan Budaya...
Merasakan Keunikan Budaya Mongol Tanpa Keluar Negeri
Rekomendasi
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
Hari Ini, Timnas Indonesia...
Hari Ini, Timnas Indonesia vs Australia Berebut Tiket Final di Piala AFF U-19 2026
SD Islam Al-Azhar Kelapa...
SD Islam Al-Azhar Kelapa Gading Surabaya Raih Posisi 5 Besar TKA 2026
Berita Terkini
Catat! Minggu Ini Tidak...
Catat! Minggu Ini Tidak Ada CFD di Jalan Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Infografis
Diprediksi Puncak Arus...
Diprediksi Puncak Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved