Bullying Pelajar di Malang Terekam Kamera CCTV, Polisi Sebut Pelaku dan Korban Siswa SMP
Sabtu, 02 Maret 2024 - 16:49 WIB
loading...
A
A
A
Dari hasil pemeriksaan diakui memang benar itu adalah siswa kelas 7 sebuah SMP Swasta di kawasan Janti Barat, Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun, Kota Malang.
Namun perkelahian yang terjadi tidak melibatkan banyak remaja, tapi ada tiga orang pelajar yang terlibat. Dimana masing-masing dari pelaku satu orang berinisial NDA (14), korban berinisial AUB (14), dan seorang saksi yang juga teman keduanya berinisial MA (13), yang menjadi penyebab perkelahian antar pelajar.
Baca juga: Aksi Perundungan dan Pengeroyokan Remaja Kembali Gemparkan Kota Malang
"Saat itu terjadi pada sekitar pukul 11.00, yang bersangkutan akan melaksanakan salat Jumat kemarin. Alhamdulillah keterangan ini yang saksi saat itu inisial MA, untuk saat ini saksi yang mengetahui hal tersebut adalah saudara MA yang juga dimintai keterangan, kejadian tersebut benar," jelasnya.
Dari keterangan MA, diketahui bahwa NDA terduga pelaku pemukulan ke AUB dituduh oleh AUB telah memukul MA. Saat jam istirahat Salat Jumat itulah akhirnya NDA mencoba meminta klarifikasi ke AUB, hingga terjadilah pemukulan itu.
"Yang bersangkutan diduga korban, dihadang oleh saudara NDA, untuk diberikan klarifikasi terkait dengan adanya tuduhan (memukul NDA ke MA) yang dituduhkan kepada pelaku oleh korban. Akhirnya tidak menjawab, terjadi cekcok mulut, dan langsung terjadi pemukulan," terangnya.
Namun perkelahian yang terjadi tidak melibatkan banyak remaja, tapi ada tiga orang pelajar yang terlibat. Dimana masing-masing dari pelaku satu orang berinisial NDA (14), korban berinisial AUB (14), dan seorang saksi yang juga teman keduanya berinisial MA (13), yang menjadi penyebab perkelahian antar pelajar.
Baca juga: Aksi Perundungan dan Pengeroyokan Remaja Kembali Gemparkan Kota Malang
"Saat itu terjadi pada sekitar pukul 11.00, yang bersangkutan akan melaksanakan salat Jumat kemarin. Alhamdulillah keterangan ini yang saksi saat itu inisial MA, untuk saat ini saksi yang mengetahui hal tersebut adalah saudara MA yang juga dimintai keterangan, kejadian tersebut benar," jelasnya.
Dari keterangan MA, diketahui bahwa NDA terduga pelaku pemukulan ke AUB dituduh oleh AUB telah memukul MA. Saat jam istirahat Salat Jumat itulah akhirnya NDA mencoba meminta klarifikasi ke AUB, hingga terjadilah pemukulan itu.
"Yang bersangkutan diduga korban, dihadang oleh saudara NDA, untuk diberikan klarifikasi terkait dengan adanya tuduhan (memukul NDA ke MA) yang dituduhkan kepada pelaku oleh korban. Akhirnya tidak menjawab, terjadi cekcok mulut, dan langsung terjadi pemukulan," terangnya.
Lihat Juga :