Berstatus Zona Merah, Disdik Makassar Tetap Kaji Sekolah Tatap Muka

Jum'at, 14 Agustus 2020 - 07:33 WIB
loading...
Berstatus Zona Merah,...
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mulai mengkaji skema pembelajaran tatap muka untuk jenjang pendidikan SD dan SMP. Foto : SINDOnews/Doc
A A A
MAKASSAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mulai mengkaji skema pembelajaran tatap muka untuk jenjang pendidikan SD dan SMP. Meski begitu, pemerintah kota tidak ingin terburu-buru membuka aktivitas pembelajaran di sekolah. Baca : Sekolah Tatap Muka Harus Kantongi Izin Orang Tua Siswa

Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar , Amelia Malik mengatakan pembelajaran tatap muka hanya dibolehkan untuk wilayah zona hijau dan zona kuning. Tidak dengan Makassar yang masih berstatus zona merah.

"Kita kan masih zona merah, jadi belajar tatap muka di sekolah belum. Walaupun memang ada dilaksanakan tapi satu guru satu anak, itu pun di pulau," kata Amelia, kemarin. Baca Juga : Dewan Minta Disdik Makassar Siapkan 10 Ribu Gawai untuk Siswa Kurang Mampu

Kendati demikian, Amelia mengaku telah menyusun skema pembelajaran tatap muka di sekolah. Itu pun baru akam diterapkan jika Kota Makassar sudah berstatus zona kuning. Dia menyebutkan ada beberapa skema pembelajaran tatap muka yang disiapkan jika belajar di sekolah sudah dibolehkan.

Untuk jenjang pendidikan SMP diberlakukan sistem sift dengan jam belajar dibatasi hanya empat jam. Semisal, siswa kelas tujuh masuk hari Senin, kelas delapan Selasa, dan kelas sembilan Rabu. Begitu seterusnya. "Kalau SD, kelas 1-2 masuk Senin, kelas 3-4 Selasa, kelas 5-6 Rabu, dan begitu seterusnya. Untuk kelas 1 dan dua itu belajar selama 2 jam per hari, dan lainnya itu 3 jam per hari," jelasnya.

Hanya saja, jadwal belajar itu masih dalam tahapan konsep. Jika mendapat persetujuan untuk belaja tatap muka diberlakukan maka akan ditindaklanjuti melalui surat edaran atau Surat Keputusan (SK) Wali Kota. "Kita akan koordinasi dulu dengan pimpinan kalau sudah bisa tatap muka. Apakah surat edaran atau SK untuk mengatur teknisnya nanti," ucapnya.

Pj Wali Kota Makassar, Rudi Djamaluddin mengatakan sistem pembelajaran daring masih dibutuhkan. Kota Makassar masih berstatus zona merah belum memenuhi kriteria belajar tatap muka. Baca Lagi : Yes! Setelah Gawai, Siswa Kurang Mampu di Makassar akan Dapat Kuota Gratis

Ia tidak ingin segera membuka pembelajaran tatap muka mengingat siswa SD dan SMP dinilai rawan terpapar virus. "Kita masih mengkaji dan mendalami sambil melihat proses pengedalian covid. Kita lihat dulu perjalanannya, jangan kita terlalu cepat," tuturnya.
(sri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
RS Vertikal Makassar...
RS Vertikal Makassar Milik Pemerintah Kini Miliki Fasilitas AC VRF
Puncak Makassar Eight...
Puncak Makassar Eight Festival Dipindahkan ke Tugu MNEK, Ini Alasannya
Pemkot Makassar Terapkan...
Pemkot Makassar Terapkan Layanan Publik Berbasis Metaverse, Mendagri Beri Pujian
Musim Transisi, BPBD...
Musim Transisi, BPBD Makassar: Waspada Banjir dan Angin Kencang!
Awas! Kebakaran di Makassar...
Awas! Kebakaran di Makassar Meningkat hingga 359 Kali
Dinas Pertanahan Kota...
Dinas Pertanahan Kota Makassar Targetkan 100 Aset Lahan Pemkot Miliki Sertifikat pada 2023
Dukung Program Pusat,...
Dukung Program Pusat, Pemkot Makassar Integrasikan NIK dan NPWP Warganya
Diskop dan UMKM Kota...
Diskop dan UMKM Kota Makassar Dorong Pelaku UMKM Manfaatkan Pusat Inkubator
Rekomendasi
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
Infografis
Spesifikasi Fregat Merah...
Spesifikasi Fregat Merah Putih, Kapal Perang Tercanggih dengan Senjata Modern
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved