Masyarakat Sinjai Minta Jabatan Kepala Puskesmas Lappae dan Mannanti Dicopot
Kamis, 13 Agustus 2020 - 21:32 WIB
loading...
Massa dari Aliansi Masyarakat Tellu Limpoe saat mendatangi kantor pemerintah Kabupaten Sinjai menuntut pencoporan Kepala Puskesmas Lappae dan Mannanti. Foto: SINDOnews/Irman Bagoseng
A
A
A
SINJAI - Puluhan orang yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Tellu Limpoemenggelar aksi di kantor pemerintah kabupaten dan DPRD Sinjai, Kamis (13/8/2020). Merekamendesak Bupati Sinjai mencopot jabatan Kepala Puskesmas Lappae dan Mannanti.
Menurut Koordinator Aksi, Andi Ashari, pelayanan kesehatan terkait COVID-19 di dua puskesmas tersebut, selain abai juga tidak mengedukasi. Sehingga masyarakat bingung mengaplikasikan standar protokol kesehatan COVID-19.
Baca juga: Posko COVID-19 di Perbatasan Tana Toraja-Enrekang Ditutup
Massa aksi juga meminta Bupati Sinjai mengevaluasi kinerja Plt Kepala Dinas Kesehatan Sinjai, drg Fariani Irfani yang menurut mereka, tidak bisa bekerja sesuai tupoksinya.
"Kami datang di sini meminta kepada anggota DPRD Sinjai untuk mendesak Bupati Sinjai mencopot Kepala Puskesmas Mannanti dan Lappae yang kinerja penanganan COVID-19 di Tellu Limpoe kami anggap tidak maksimal. Termasuk soal edukasi penanganan virus corona," ungkapnya.
"Kami juga meminta kepada bupati untuk mengevaluasi kinerja PLT Dinas Kesehatan Sinjai yang tidak bisa bekerja secara maksimal," tambahnya.
Ashari menilai, pemerintah Sinjai khususnya Dinas Kesehatan tidak mampu menjalankan tugas dan tanggung jawabnya melindungi masyarakat dan menangani wabah COVID-19 yang kini sudah tersebar ke sembilan kecamatan di Sinjai.
Menurut Koordinator Aksi, Andi Ashari, pelayanan kesehatan terkait COVID-19 di dua puskesmas tersebut, selain abai juga tidak mengedukasi. Sehingga masyarakat bingung mengaplikasikan standar protokol kesehatan COVID-19.
Baca juga: Posko COVID-19 di Perbatasan Tana Toraja-Enrekang Ditutup
Massa aksi juga meminta Bupati Sinjai mengevaluasi kinerja Plt Kepala Dinas Kesehatan Sinjai, drg Fariani Irfani yang menurut mereka, tidak bisa bekerja sesuai tupoksinya.
"Kami datang di sini meminta kepada anggota DPRD Sinjai untuk mendesak Bupati Sinjai mencopot Kepala Puskesmas Mannanti dan Lappae yang kinerja penanganan COVID-19 di Tellu Limpoe kami anggap tidak maksimal. Termasuk soal edukasi penanganan virus corona," ungkapnya.
"Kami juga meminta kepada bupati untuk mengevaluasi kinerja PLT Dinas Kesehatan Sinjai yang tidak bisa bekerja secara maksimal," tambahnya.
Ashari menilai, pemerintah Sinjai khususnya Dinas Kesehatan tidak mampu menjalankan tugas dan tanggung jawabnya melindungi masyarakat dan menangani wabah COVID-19 yang kini sudah tersebar ke sembilan kecamatan di Sinjai.
Lihat Juga :