Penyelenggara Pemilu 2024 Meninggal di NTT Bertambah 2, Total 5 Orang
Kamis, 22 Februari 2024 - 09:23 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, KPU NTT mengumumkan sebanyak 3 petugas penyelenggara telah meninggal dunia di wilayah itu pasca pesta demokrasi 14 Februari lalu. KPU NTT juga mencatat 83 orang sedang dalam penanganan medis karena sakit.
Adapun 3 penyelenggara yang meninggal dunia sebelumnya antara lain Marselina Hoar. Dia menjabat sebagai Ketua KPPS di TPS 07 Desa Bakiruk, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, meninggal pada Jumat (16/2).
Kemudian, petugas KPPS di TPS 03 Desa Bauho, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu. Pria bernama Antonio Silva Maia (54) itu meninggal pada Kamis (15/2), diduga kelelahan usai melakukan penghitungan surat suara.
Selain itu, ada pula anggota KPPS di Kabupaten Alor yang meninggal sehari setelah melaksanakan tugas di Pemilu 2024 lalu, Kamis (15/2/2024). Dia diketahui bernama Luther Manetlang, menghembuskan nafas terakhir dalam usia 51 tahun.
Adapun 3 penyelenggara yang meninggal dunia sebelumnya antara lain Marselina Hoar. Dia menjabat sebagai Ketua KPPS di TPS 07 Desa Bakiruk, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, meninggal pada Jumat (16/2).
Kemudian, petugas KPPS di TPS 03 Desa Bauho, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu. Pria bernama Antonio Silva Maia (54) itu meninggal pada Kamis (15/2), diduga kelelahan usai melakukan penghitungan surat suara.
Selain itu, ada pula anggota KPPS di Kabupaten Alor yang meninggal sehari setelah melaksanakan tugas di Pemilu 2024 lalu, Kamis (15/2/2024). Dia diketahui bernama Luther Manetlang, menghembuskan nafas terakhir dalam usia 51 tahun.
(ams)
Lihat Juga :