Kemasan Sachet Ancaman Serius Persoalan Sampah di Indonesia

Rabu, 21 Februari 2024 - 19:35 WIB
loading...
Kemasan Sachet Ancaman...
Sampah kemasan produk dan kemasan pangan sachet menjadi masalah yang belum terpecahkan sepenuhnya dan meresahkan keberlanjutan lingkungan di banyak negara. Foto/Ilustrasi/Ist
A A A
DENPASAR - Sampah kemasan produk dan kemasan pangan sachet masih menjadi masalah yang hingga kini belum terpecahkan sepenuhnya. Bahkan menjadi masalah yang meresahkan dalam keberlanjutan lingkungan di banyak negara.

Sachet digunakan untuk mempermudah produsen dalam mengemas pangan. Produk-produk dalam kemasan yang seringkali terdiri dari plastik tipis menjadi populer di kalangan konsumen karena kenyamanan dan harga yang terjangkau.

Baca juga: Urgensi Mengelola Sampah Plastik

Akan tetapi kemasan sachet berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan masalah sampah, pencemaran lingkungan dan masalah kesehatan masyarakat.

Hal ini tertangkap dari laporan Sungai Watch, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) bidang lingkungan yang melakukan penjaringan sampah dengan memasang jaring di hulu sungai.

Jaring dipasang pada sungai-sungai yang ada di Bali dan Banyuwangi, Jawa Timur.

Hasilnya diperoleh waste audit di mana 6 persen atau sekitar 91.667 dari limbah yang terjaring merupakan sampah sachet. Kemasan pangan tersebut merupakan golongan sampah tidak bisa di daur ulang, bersamaan dengan sampah kain (5 persen).

Baca juga: Film Pulau Plastik Soroti Banyaknya Sampah Plastik di Indonesia

Sementara kaca, sandal dan kemasan PET menyumbang empat persen dari total 844.936 ton sampah yang terkumpul. Adapun pengauditan sampah ini dirangkum dalam sebuah laporan berjudul 'Sungai Watch Impact Report 2023'.

"Laporan ini bukan hanya untuk kami tapi untuk menyadarkan masyarakat luas dan pemerintah bahwa ada banyak sampah di sana sekaligus meminta tanggung jawab produsen," kata Co-founder Sungai Watch, Kelly Bencheghib dalam video yang diunggah dalam akun Instagram @sungaiwatch.

Sampah yang terjaring di sungai-sungai Bali dan Banyuwangi ini kemudian disortir di tujuh fasilitas pengolahan sampah di Bali dan Jawa Timur. Sungai Watch berpendapat bahwa audit merek dari sampah plastik ini menjadi hal mendesak yang perlu dilakukan guna mencegah polusi.

Adapun wilayah-wilayah pembersihan sampah yang dilakukan Sungai Watch berada di Banyuwangi, Jawa Timur, yaitu Rogojampi dan Bangorejo serta di Bali, yaitu di Buleleng, Gianyar, Tabanan, Badung dan Denpasar.

Temuan Sungai Watch senada dengan sensus sampah plastik yang dilakukan Badan Riset Urusan Sungai Nusantara (BRUIN) pada 2023 lalu. Kemasan sachet mendominasi total 25.733 sampah plastik yang berhasil dikumpulkan.

Koordinator Program Sensus Sampah Plastik Indonesia, Muhammad Kholid Basyaiban menjelaskan bahwa penelitian dilakukan mulai Maret 2022 hingga November 2023. BRUIN dan tim satu menyusuri serta melakukan audit sampah di 64 titik lokasi di 30 kabupaten kota di 13 provinsi di Indonesia.

Sensus Sampah Plastik ini adalah audit sampah plastik di perairan yang pertama kali dilakukan di jumlah titik terbanyak di Indonesia, yakni di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bengkulu, Lampung, Kalimantan Selatan, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Maluku Utara, Maluku dan Papua Barat.

Data sampah dikumpulkan menggunakan lima metode yakni dengan jaring, drafting, barcode scanning, metode penjebak sampah dan foto sampah.

Menumpuknya sampah sachet juga sempat menjadi perhatian Lembaga Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah (Ecoton). Mereka menegaskan bahwa sampah sachet bakal menjadi ancaman serius bagi ekologi.

Selain itu, cemaran bungkus produk ini juga bakal menjadi cemaran mikroplastik yang bisa masuk ke dalam tubuh manusia, hingga akhirnya membahayakan kesehatan.

"Produsen sachet harus menghentikan produksi sachet dan mengganti dengan kemasan lain yang bisa diisi ulang atau dipakai kembali," kata peneliti senior Ecoton, Daru Setyorini.

Ecoton juga sempat melakukan brand audit terkait sampah di Jakarta. Mereka menemukan kalau sampah sachet mendominasi pencemaran perairan Jakarta.

Kegiatan tersebut mereka lakukan pada 2022 lalu di Kawasan Pulau Rambut, Muara Angke, Muara Baru, Muara Kali Adem, dan Kali Ciliwung segmen Jembatan TB Simatupang hingga Condet.

Hal ini menunjukan kalau sampah sachet merupakan masalah mendesak yang memerlukan tanggapan segera dari masyarakat, industri dan pemerintah. Peningkatan kesadaran publik, menggalakkan inovasi produk, menerapkan regulasi yang ketat dan kolaborasi semua pihak diperlukan guna mengatasi masalah yang ada.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dukung Polisi Denda...
Dukung Polisi Denda Perusahaan Pencemar Lingkungan, Sahroni: Normalisasi Perusakan Ekologis sebagai Kejahatan Berat!
Material Kompos di Klungkung...
Material Kompos di Klungkung Tercampur Plastik, Tika Winawan Desak Pengawasan Hulu hingga ke Hilir
PGN Gelar Program Tukar...
PGN Gelar Program Tukar Sampah Plastik untuk BBG
Komitmen Pengelolaan...
Komitmen Pengelolaan Lingkungan, PGN Kelola Sampah Plastik
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Ratusan Relawan Bersihkan Sampah Plastik di Bali
Inovasi BRI Daur Ulang...
Inovasi BRI Daur Ulang Sampah Plastik Raih Dukungan Menteri UMKM dan Raffi Ahmad
Anak Diajarkan Bijak...
Anak Diajarkan Bijak Mengelola Sampah Plastik Sejak Dini Lewat Kegiatan Interaktif
Legislator Apresiasi...
Legislator Apresiasi Polda Riau Tindak Tegas Korporasi Perusak Lingkungan
Sampah Plastik di Wilayah...
Sampah Plastik di Wilayah Pesisir Jadi Ancaman! Salaka, KEHATI, dan Nestle Bergerak
Rekomendasi
Hasil Survei: Publik...
Hasil Survei: Publik Puas dengan Kinerja Prabowo-Gibran, Dukung Program MBG dan KDKMP
Sooyoung SNSD dan Jung...
Sooyoung SNSD dan Jung Kyung-ho Putus setelah 14 Tahun Pacaran
KSAD Maruli Simanjuntak:...
KSAD Maruli Simanjuntak: Begal Jadi Takut karena Ada Tentara
Berita Terkini
Beredar Video Utuh UIN...
Beredar Video Utuh UIN Jakarta Visit ke Triguna dan SDIP, Kuasa Hukum: Meluruskan Informasi
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, 27-28 Juni Gratis Naik Transum, Bebas Masuk Ancol dan Ragunan
Perindo Sulut Rampungkan...
Perindo Sulut Rampungkan Struktur Kecamatan, Bidik 3 Kursi DPRD
Pramono Perintahkan...
Pramono Perintahkan Investigasi Kasus Pemotongan Kabel Lift JPO Lenteng Agung
DPRD Klungkung Perkuat...
DPRD Klungkung Perkuat Pengawasan, Pastikan WTP Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved