Pj Gubernur Sumsel Dukung Gerakan Nasional BBI dan BBWI
Sabtu, 17 Februari 2024 - 12:37 WIB
loading...
A
A
A
Dalam kesempatan yang sama, Kepala OJK Regional 7 Sumbagsel Untung Nugroho mengatakan, OJK akan melaksanakan kick off Gernas BBI dan BBWI pada 26 Febuari 2024 di gedung OJK Sumsel sekaligus Rakor Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).
Nantinya, kampanye Gernas BBI dan BBWI 2024 akan diisi dengan berbagai kegiatan, seperti seminar, expo, dan lain-lain. Kegiatan ini mengusung tema ‘Produk Lokal Berinovasi’.
"Kampanye utama kegiatannya oleh OJK kemudian didukung oleh pemerintah daerah. Target 2024 yang ingin dicapai dari BBI sebesar Rp 50 milyar per provinsi, dan BWI ditargetkan mencapai 13,2 juta perjalanan di daerah,” ujarnya.
Selain itu, Kepala Perwakilan BI Sumsel Ricky Perdana Gozali menyebut, terkait pelaksanaan Rakor TPKAD yang diselenggarakan BI Sumsel akan membahas sektor perkebunan kelapa sawit. Hal ini dikarenakan terdapat kredit sebesar kurang lebih Rp15 triliun yang dinikmati oleh petani kelapa sawit, termasuk petani plasma maupun swadaya.
Selain Rakor TPAKD, BI Sumsel bersama OJK memiliki program lain dalam waktu dekat, yaitu pembuakaan satu rekening satu pelajar di kabupaten/kota, serta seribu rekening bagi disabilitas dan ekosistem keuangan inklusif dengan pemilihan desa wisata.
Selain itu, terdapat program monitoring dan evaluasi KUR dengan roadshow ke kabupaten/kota, serta literasi keuangan.
Nantinya, kampanye Gernas BBI dan BBWI 2024 akan diisi dengan berbagai kegiatan, seperti seminar, expo, dan lain-lain. Kegiatan ini mengusung tema ‘Produk Lokal Berinovasi’.
"Kampanye utama kegiatannya oleh OJK kemudian didukung oleh pemerintah daerah. Target 2024 yang ingin dicapai dari BBI sebesar Rp 50 milyar per provinsi, dan BWI ditargetkan mencapai 13,2 juta perjalanan di daerah,” ujarnya.
Selain itu, Kepala Perwakilan BI Sumsel Ricky Perdana Gozali menyebut, terkait pelaksanaan Rakor TPKAD yang diselenggarakan BI Sumsel akan membahas sektor perkebunan kelapa sawit. Hal ini dikarenakan terdapat kredit sebesar kurang lebih Rp15 triliun yang dinikmati oleh petani kelapa sawit, termasuk petani plasma maupun swadaya.
Selain Rakor TPAKD, BI Sumsel bersama OJK memiliki program lain dalam waktu dekat, yaitu pembuakaan satu rekening satu pelajar di kabupaten/kota, serta seribu rekening bagi disabilitas dan ekosistem keuangan inklusif dengan pemilihan desa wisata.
Selain itu, terdapat program monitoring dan evaluasi KUR dengan roadshow ke kabupaten/kota, serta literasi keuangan.
Lihat Juga :