Jadi Pembicara di Klasik Legend 93 Bandung, Ini Pesan Waketum Perindo Ferry Kurnia
Sabtu, 10 Februari 2024 - 12:47 WIB
loading...
Wakil Ketua Umum Partai Perindo Ferry Kurnia Rizkiyansyah (Kang Ferry). Foto/SINDOnews
A
A
A
BANDUNG - Wakil Ketua Umum Partai Perindo Ferry Kurnia Rizkiyansyah atau akrab disapa Kang Ferry turut hadir sebagai pembicara dalam acara Legend Klasik di Forum Legend, sebuah komunitas yang berasal dari alumni pelajar SMA, SMK, dan STM yang lulus pada tahun 1993.
Acara yang digelar jelang akhir kampanye di Bandung ini membahas dua tema utama, yaitu demokrasi dan koperasi. Pada kesempatan tersebut, Kang Ferry membahas pentingnya demokrasi di Indonesia, menyoroti peran partisipasi publik dalam setiap proses pemilu.
Dalam forum tersebut, dosen ilmu politik dari beberapa universitas di Kota Bandung juga turut memberikan pandangan tentang pentingnya demokrasi dalam membangun negara. Selain itu, Kang Ferry juga memberikan pemahaman mengenai koperasi di Indonesia.
Baca Juga: Ferry Kurnia Tegaskan Partai Perindo Inklusif, Ini Buktinya
Sebagai pendiri Koperasi Perindo, Kang Ferry menggambarkan kondisi koperasi di tanah air yang masih perlu perhatian lebih besar. Menurutnya, koperasi seharusnya menjadi suku cadang ekonomi bangsa, menjadi pilar ekonomi kerakyatan.
Acara yang digelar jelang akhir kampanye di Bandung ini membahas dua tema utama, yaitu demokrasi dan koperasi. Pada kesempatan tersebut, Kang Ferry membahas pentingnya demokrasi di Indonesia, menyoroti peran partisipasi publik dalam setiap proses pemilu.
Dalam forum tersebut, dosen ilmu politik dari beberapa universitas di Kota Bandung juga turut memberikan pandangan tentang pentingnya demokrasi dalam membangun negara. Selain itu, Kang Ferry juga memberikan pemahaman mengenai koperasi di Indonesia.
Baca Juga: Ferry Kurnia Tegaskan Partai Perindo Inklusif, Ini Buktinya
Sebagai pendiri Koperasi Perindo, Kang Ferry menggambarkan kondisi koperasi di tanah air yang masih perlu perhatian lebih besar. Menurutnya, koperasi seharusnya menjadi suku cadang ekonomi bangsa, menjadi pilar ekonomi kerakyatan.
Lihat Juga :