2 Perguruan Tinggi di Sukabumi Suarakan Kritik kepada Jokowi Terkait Pelanggaran Demokrasi di Indonesia
Kamis, 08 Februari 2024 - 10:30 WIB
loading...
Civitas Akademi Universitas Linggabuana PGRI Sukabumi menyatakan pernyataan sikap di depan kampus, Rabu (7/2/2024). Foto/MPI/Dharmawan Hadi
A
A
A
SUKABUMI - Dua perguruan tinggi di Kota Sukabumi, Jawa Barat menyuarakan kritik kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kritik yang disampaikan terkait pelanggaran tatanan hukum dan demokrasi di Indonesia menjelang hari pencoblosan pemilihan umum (Pemilu) pada 14 Februari 2024 mendatang.
Universitas Linggabuana PGRI (Unlip) Sukabumi melalui civitas akademika yang dipimpin Wakil Rektor II Bidang Kemahasiswaan, Asep Deni melakukan kritik terbuka melalui mimbar akademik kepada Presiden Jokowi. Mereka menilai pemerintah telah mencederai demokrasi di Indonesia.
Baca juga: Unpad Bakal Turunkan Mahasiswa Jika Petisi Tak Diindahkan Presiden Jokowi
"Ada 4 hal yang perlu saya sampaikan yang pertama adalah bahwa kami civitas Universitas Linggabuana PGRI Sukabumi, melihat, memperhatikan dan menyimak bahwa di bulan-bulan terakhir ini menjelang coblosan tanggal 14 Februari 2024 ini," ujar Asep Deni kepada MNC Portal Indonesia, Rabu (7/2/2024).
Universitas Linggabuana PGRI (Unlip) Sukabumi melalui civitas akademika yang dipimpin Wakil Rektor II Bidang Kemahasiswaan, Asep Deni melakukan kritik terbuka melalui mimbar akademik kepada Presiden Jokowi. Mereka menilai pemerintah telah mencederai demokrasi di Indonesia.
Baca juga: Unpad Bakal Turunkan Mahasiswa Jika Petisi Tak Diindahkan Presiden Jokowi
"Ada 4 hal yang perlu saya sampaikan yang pertama adalah bahwa kami civitas Universitas Linggabuana PGRI Sukabumi, melihat, memperhatikan dan menyimak bahwa di bulan-bulan terakhir ini menjelang coblosan tanggal 14 Februari 2024 ini," ujar Asep Deni kepada MNC Portal Indonesia, Rabu (7/2/2024).
Lihat Juga :