Kantongi SNI, UMKM Binaan Pusri Tembus Pasar Internasional
Selasa, 11 Agustus 2020 - 10:04 WIB
loading...
Kantongi SNI, UMKM Binaan Pusri Tembus Pasar Internasional. Foto/SINDOnews/Dede Feb
A
A
A
PALEMBANG - PT Pupuk Sriwidjaja Palembang yang merupakan anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) secara berkelanjutan melakukan program pembinaan terhadap mitra UMKM yang tersebar di seluruh Indonesia.
Manager Humas PT Pusri, Soerjo Hartono mengatakan, hingga tahun 2020, terdapat 322 UMKM mitra binaan Pusri yang tersebar di Sumsel, Bengkulu, Jambi, Bangka Belitung, Jawa Tengah, Yogyakarta, Lampung dan Kalimantan Barat.
"Di tahun 2020 ini, jumlah mitra binaan PT Pusri bertambah 13 UMKM," ujarnya kepada SINDOnews, Selasa (11/08/2020).
Menurutnya, pembinaan UMKM di PT Pusri Palembang merupakan program dari Departemen CSR seperti kegiatan pelatihan dan pembinaan UMKM dan juga Penyaluran Program Kemitraan.
"Pembinaan UMKM ini bentuknya yakni memberikan pendampingan dan pelatihan bagi mitra binaan dalam hal pengembangan usaha, aktif mengikutsertakan mitra dalam pameran yang bertujuan supaya mitra dapat mempromosikan produknya, serta mengadakan studi banding ke usaha lain yang sudah berkembang lebih dulu dan masih banyak lagi," jelasnya.
Manager Humas PT Pusri, Soerjo Hartono mengatakan, hingga tahun 2020, terdapat 322 UMKM mitra binaan Pusri yang tersebar di Sumsel, Bengkulu, Jambi, Bangka Belitung, Jawa Tengah, Yogyakarta, Lampung dan Kalimantan Barat.
"Di tahun 2020 ini, jumlah mitra binaan PT Pusri bertambah 13 UMKM," ujarnya kepada SINDOnews, Selasa (11/08/2020).
Menurutnya, pembinaan UMKM di PT Pusri Palembang merupakan program dari Departemen CSR seperti kegiatan pelatihan dan pembinaan UMKM dan juga Penyaluran Program Kemitraan.
"Pembinaan UMKM ini bentuknya yakni memberikan pendampingan dan pelatihan bagi mitra binaan dalam hal pengembangan usaha, aktif mengikutsertakan mitra dalam pameran yang bertujuan supaya mitra dapat mempromosikan produknya, serta mengadakan studi banding ke usaha lain yang sudah berkembang lebih dulu dan masih banyak lagi," jelasnya.
Lihat Juga :