Ganjar-Mahfud Jamin Masyarakat Pendidikan Rendah Pasti Kerja

Kamis, 04 Januari 2024 - 18:28 WIB
loading...
Ganjar-Mahfud Jamin...
Pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD menjamin masyarakat yang berpendidikan rendah tidak akan kesulitan mendapatkan pekerjaan. Foto/MPI
A A A
BANDUNG - Pasangan calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD menjamin masyarakat yang berpendidikan rendah tidak akan kesulitan mendapatkan pekerjaan.

Komitmen tersebut dipastikan setelah mendapat sejumlah keluhan dari masyarakat yang susah mencari peluang kerja dan meningkatkan pendapatan.

Baca juga: TPN Ganjar-Mahfud: KTP Sakti Sangat Dibutuhkan Masyarakat

Salah satu keluhan disampaikan Joko Sutrino, salah satu pengemudi online di sekitaran Kota Bandung, Jawa Barat. Joko yang memiliki ijazah SMA mengaku telah melakukan semua pekerjaan untuk menghidupi keluarganya.

Antara lain sebagai buruh bangunan, pengepul barang rongsokan, satpam kantoran, hingga pengemudi online.

"Asalkan saya dapat penghasilan yang halal buat keluarga, itu sudah cukup untuk saya," katanya dalam keterangan tertulis dari Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Kamis (4/1/2024).

Joko menegaskan, bagi seseorang yang berpendidikan rendah seperti dirinya, kebutuhan utamanya adalah lapangan pekerjaan yang sesuai dengan ijazah dimiliki.

Baca juga: TPN Ganjar-Mahfud Dampingi Korban Kekerasan Boyolali

Dia ingin memiliki penghasilan yang lebih tinggi untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Namun, kesempatan itu susah dicari.

Menanggapi hal tersebut, Ganjar mengaku banyak mendapatkan keluhan yang sama seperti disampaikan Joko.

"Pak, pendapatan kami rendah, daya beli kami menurun. Pak, lapangan pekerjaannya mana kalau saya mau bekerja. Itu keluhan riil masyarakat saat ini. Perluasan lapangan pekerjaan dan pendidikan vokasi menjadi kebutuhan mendesak," kata Ganjar.

Menurut mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu ada sekitar 138,5 juta pekerja yang senasib seperti Joko. Dari angka itu, sebanyak 60% di antaranya bekerja di lingkungan informal. Sementara itu, 70% pekerja tersebut berpendidikan setingkat SMA, dengan penghasilan Rp2 juta.

Untuk masyarakat yang berpendidikan rendah, vokasi gratis merupakan salah satu cara untuk meningkatkan keterampilan para pekerja. Program ini dilakukan dengan menggandeng pelaku industri untuk dapat menyesuaikan dengan kebutuhan industri.

Balai Pelatihan Kerja (BLK) akan ditingkatkan kualitas dan relevansinya terhadap kebutuhan industri maupun kapasitasnya, sehingga menghasilkan tenaga kerja yang terampil, terlatih, dan adaptif terhadap teknologi dan inovasi terbaru.

"Pekerja Indonesia kami harapkan segera naik kelas menjadi pekerja unggul kelas dunia, yang bisa memenuhi tuntutan standar pekerjaan di dalam maupun di luar negeri melalui vokasi gratis," katanya.

Ganjar menegaskan, Indonesia memiliki daya tarik investasi yang tinggi karena semua bahan baku sumber daya alam ada di Indonesia, pekerja Indonesia terampil dan beretos kerja tinggi, serta pasar yang besar.

Hal ini menjadi modal utama bagi pemeirntah ke depan untuk menghubungkan antara dunia usaha, industri, dan keterampilan para pekerja.

"Kami sangat paham dengan kondisi Pak Joko dan teman-teman. Tetapi, mereka juga harus punya keinginan kuat untuk berubah, meningkatkan keterampilan sesuai kebutuhan industri dan dunia usaha. Niscaya, dengan kemampuan yang sudah terlatih dengan baik, mereka memperoleh pekerjaan yang layak dan penghasilan yang ramah dengan kebutuhan keluarga," ujar Ganjar.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wisuda UNOSO Dihadiri...
Wisuda UNOSO Dihadiri Rocky Gerung, Gories Mere, hingga Mahfud MD
Rantis Brimob Lindas...
Rantis Brimob Lindas Driver Ojol, Mahfud MD: Yang Salah Pejabat Korup Bermain Politik dan Serakahnomics
Ganjar, Rano Karno,...
Ganjar, Rano Karno, hingga Risma Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila di Lenteng Agung
Melayat Bunda Iffet,...
Melayat Bunda Iffet, Ganjar: Sosok Ibu yang Mencintai Anaknya
41 Daerah Pilkada Lawan...
41 Daerah Pilkada Lawan Kotak Kosong, Ganjar Pranowo: Bisa Saja Menang!
Pancasila Jadi Solusi...
Pancasila Jadi Solusi Atasi Kerapuhan Etika dan Ketimpangan Sosial
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Rekomendasi
Putri Pelatih Norwegia...
Putri Pelatih Norwegia Bikin Heboh Piala Dunia 2026
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
MSIN Putuskan Tak Bagi...
MSIN Putuskan Tak Bagi Dividen, Fokus Perkuat Platform Digital
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Infografis
5 Jurus Prabowo Percepat...
5 Jurus Prabowo Percepat Penciptaan Lapangan Kerja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved