Jejak Khalifah Rajab, Ulama Tasawuf Minang Abad ke-18 dari Solok Selatan
Senin, 25 Desember 2023 - 13:00 WIB
loading...
A
A
A
Jejak peninggalan Khalifah Rajab sebagai penghuni pertama di Batu Bajarang masih bisa dilihat sampai sekarang. Bekas Surau (Musala) yang menjadi Pondok Pesantren (Ponpes) Andalusia dan rumah tinggal Khalifah Rajab yang sudah direnovasi.
Berupa rumah gadang (rumah adat Minangkabau). ”Iya ini rumah beliau tapi sudah berubah bentuk dari bentuk awalnya bukan seperti itu,” katanya.
Khalifah Rajab dan Tarekat Naqsyabandiyah
Menurutnya, Khalifah Rajab menganut tarekat Naqsyabandiyah dan memiliki beberapa karomah. ”Beliau adalah seorang ahli sufi tarekat Naqsyabandiyah. Beliau memiliki beberapa karomah seperti yang dikisahkan orang-orang terdahulu,”tuturnya.
Khalifah Rajab bersuku Panai dan memiliki dua orang istri masing-masing istrinya bersuku Melayu dan Tigo Lareh. Ada keistimewaan atau karomah saat banyak rombongan yang akan datang bertamu ke tempat Khalifah Rajab.
Baca Juga: Kisah Ulama Sufi Diampuni Allah karena Selimuti Kucing Kedinginan
Ketika itu, beras tidak ada yang akan dimasak sehingga, istrinya gundah untuk bisa melayani makan rombongan tamu.Memang bagi seorang muslim, katanya, memuliakan tamu salah satu kewajiban.
Berupa rumah gadang (rumah adat Minangkabau). ”Iya ini rumah beliau tapi sudah berubah bentuk dari bentuk awalnya bukan seperti itu,” katanya.
Khalifah Rajab dan Tarekat Naqsyabandiyah
Menurutnya, Khalifah Rajab menganut tarekat Naqsyabandiyah dan memiliki beberapa karomah. ”Beliau adalah seorang ahli sufi tarekat Naqsyabandiyah. Beliau memiliki beberapa karomah seperti yang dikisahkan orang-orang terdahulu,”tuturnya.
Khalifah Rajab bersuku Panai dan memiliki dua orang istri masing-masing istrinya bersuku Melayu dan Tigo Lareh. Ada keistimewaan atau karomah saat banyak rombongan yang akan datang bertamu ke tempat Khalifah Rajab.
Baca Juga: Kisah Ulama Sufi Diampuni Allah karena Selimuti Kucing Kedinginan
Ketika itu, beras tidak ada yang akan dimasak sehingga, istrinya gundah untuk bisa melayani makan rombongan tamu.Memang bagi seorang muslim, katanya, memuliakan tamu salah satu kewajiban.
Lihat Juga :