Jejak Khalifah Rajab, Ulama Tasawuf Minang Abad ke-18 dari Solok Selatan

Senin, 25 Desember 2023 - 13:00 WIB
loading...
Jejak Khalifah Rajab,...
Ponpes Andalusia di Solok Selatan peninggalan Khalifah Rajab yakni ulama tasawuf dari Abad ke-18. Foto/MPI/Jefli Oktari
A A A
SOLOK SELATAN - Pada abad ke-18 sekitar tahun 1898 lahir seorang bayi lelaki di Taratak Bukareh, Nagari Pauh Duo Nan Batigo di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat yang sekarang dikenal sebagai ulama tasawuf (sufi) bernama Khalifah Rajab.

Sekitar usia 32 tahun, Khalifah Rajab memutuskan untuk menjauhkan diri dari pengaruh kehidupan duniawi yang bersifat negatif dan memilih untuk mendekatkan diri kepada sang Khalik melalui jalan tarekat atau tasawuf.

Merasa kampung halamannya di Taratak Bukareh sudah mulai ramai, Khalifah Rajab mencari tempat yang tenang dan jauh dari keramaian untuk bisa fokus bertasawuf. Diperkirakan tahun 1930-an, Khalifah Rajab mulai hijrah dari Taratak Bukareh.

Baca Juga: Kisah Ulama Sufi Menutupi Aib Wanita Hamil di Luar Nikah

Setidaknya ada tiga tempat yang telah dikunjunginya sebelum memutuskan menetap di Batu Bajarang. Sungai Siriah di Pulakek dan Banuaran di Kapau Alam Pauh Duosudah dikunjungi Khalifah Rajab.

Tapi daerah Batu Bajarang dirasakan sebagai tempat yang cocok untuk bertasawuf. Seperti disampaikan Buya As'ari Khatib Majoalam selaku cucu dari Khalifah Rajab pada Minggu 24 Desember 2023.

”Tahun kelahiran beliau (Khalifah Rajab) diperkirakan 1898. Sayang tidak ada foto dari beliau,” kata Buya As'ari Khatib Majoalam kepada wartawan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
Lagi, Abu Janda Diadukan...
Lagi, Abu Janda Diadukan ke Bareskrim soal Pernyataan Sumbar Intoleran dan Barbar
Dua Hari Terganggu,...
Dua Hari Terganggu, Sistem Kelistrikan di Sumbar Kembali Pulih 100%
Rekomendasi
Ndarboy Genk Bingung,...
Ndarboy Genk Bingung, Lagu Kicau Mania Viral karena Konten Kucing dan Motor
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Ketinggian Abu Mencapai 1.600 Meter
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
Infografis
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved