Kegagalan Demak Islamkan Pejabat Majapahit Berujung Frustrasi Sultan Jin Bun
Sabtu, 23 Desember 2023 - 07:41 WIB
loading...
A
A
A
Sebagaimana dikutip dari "Runtuhnya Kerajaan Hindu Jawa dan Timbulnya Negara-negara Islam di Nusantara" dari sejarawan Prof. Slamet Muljana, hal ini membuat kekuatan Demak terpecah-pecah di pedalaman.
Konon hal ini terjadi ditafsirkan sejarawan Prof. Slamet Muljana karena kelalaian Jin Bun atau Raden Patah, raja pertama Kesultanan Demak. Jin Bun konon frustasi karena kurang merangkul rakyat pedalaman bekas kerajaan Majapahit, Demak kehilangan simpati rakyat banyak.
Baca Juga: Kisah Tragis Runtuhnya Kerajaan Majapahit usai Raden Patah Berkuasa di Demak
Tenaga rakyat seharusnya dapat digunakan demi kepentingan pertahanan negara, akibat sikap Jin Bun yang kurang memperhatikan nasib rakyat pedalaman, malah memusuhinya. Terbukti bahwa soal agama juga merupakan salah satu sebab yang melemahkan kedudukan Demak.
Sultan Demak beserta para pengikutnya memeluk agama Islam Madzhab Hanafi, seperti yang diajarkan oleh Sunan Ampel alias Bong Swi Hoo. Namun, sebagian besar rakyat bekas Kerajaan Majapahit, masih tetap memeluk agama Hindu.
Daerah Pasuruan dan Panarukan tetap merupakan daerah agama Hindu, tidak tunduk kepada Demak.
Konon hal ini terjadi ditafsirkan sejarawan Prof. Slamet Muljana karena kelalaian Jin Bun atau Raden Patah, raja pertama Kesultanan Demak. Jin Bun konon frustasi karena kurang merangkul rakyat pedalaman bekas kerajaan Majapahit, Demak kehilangan simpati rakyat banyak.
Baca Juga: Kisah Tragis Runtuhnya Kerajaan Majapahit usai Raden Patah Berkuasa di Demak
Tenaga rakyat seharusnya dapat digunakan demi kepentingan pertahanan negara, akibat sikap Jin Bun yang kurang memperhatikan nasib rakyat pedalaman, malah memusuhinya. Terbukti bahwa soal agama juga merupakan salah satu sebab yang melemahkan kedudukan Demak.
Sultan Demak beserta para pengikutnya memeluk agama Islam Madzhab Hanafi, seperti yang diajarkan oleh Sunan Ampel alias Bong Swi Hoo. Namun, sebagian besar rakyat bekas Kerajaan Majapahit, masih tetap memeluk agama Hindu.
Daerah Pasuruan dan Panarukan tetap merupakan daerah agama Hindu, tidak tunduk kepada Demak.
Lihat Juga :