Program Kemanusiaan ACT untuk Banjir Bandang di Lutra Diapresiasi

Minggu, 09 Agustus 2020 - 20:09 WIB
loading...
Program Kemanusiaan...
Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani saat menerima kunjungan silaturahmi tim ACT dan para relawan. Foto: Istimewa
A A A
LUWU UTARA - Pemerintah Kabupaten Luwu Utara , mengapresiasi program kemanusiaan Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan sejumlah relawan, yang membantu penanganan banjir bandang di Masamba dan sekitarnya.

Itu disampaikan Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani saat menerima Tim ACT bersama komponen Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) dan Disaster Management Institute of Indonesia (DMII) di ruang kerja Kantor Bupati.

Baca Juga: Jembatan Balebo Penghubung 5 Desa di Masamba Segera Dibangun

Selain bersilaturrahmi, pertemuan keduanya juga membahas tentang kondisi pasca tanggap darurat bencana banjir bandang.

Banjir bandang yang menerjang enam kecamatan di Luwu Utara , Sulawesi Selatan pada Senin (13/7/2020) lalu membuat sejumlah infrastruktur rusak, termasuk rumah warga yang hanyut, terendam lumpur dan rusak berat sehingga menimbulkan korban jiwa serta puluhan ribu warga terpaksa mengungsi ke sejumlah tempat.

“Sejak awal terjadinya bencana hingga kini, kami merasakan betul kehadiran teman-teman ACT sangat membantu pemerintah dan masyarakat Luwu Utara khususnya di masa tanggap darurat banjir bandang yang melanda wilayah kami beberapa pekan yang lalu," kata Indah.

Ia mengatakan, pihaknya berharap kolaborasi ini dapat terus disinergikan di masa mendatang termasuk di masa recovery atau pemulihan pasca banjir bandang.

"Dan kami ucapkan terima kasih kepada para donatur, orang-orang baik yang menyalurkan perhatian baik berupa donasi dan doa melalui ACT,” ucapnya.

Di hadapan Bupati, Kepala Cabang Aksi Cepat Tanggap Sulawesi Selatan Catherin Imran memaparkan konsep ACT dalam menangani bencana yang menganut prinsip Total Disaster Management (TDM).

“Untuk penanganan banjir bandang di Luwu Utara, kami menerapkan total disaster management, mulai dari fase tanggap darurat hingga pemulihan." ujarnya.

Catherin juga menambahkan bahwa ACT turut serta menghadirkan Humanity Food Truck, untuk melayani para pengungsi, berupa truk yang dapat menyediakan ribuan porsi makanan gratis yang didatangkan langsung dari Wakaf Distribution Center ACT yang berlokasi di Bogor.

“Hingga kini, sudah 7 hari Humanity Food Truck ACT beroperasi dan kedepannya akan terus bersama warga terdampak selama dibutuhkan. Ketika terjadi bencana kemanusiaan, fokus kami untuk melayani secara total," katanya.

"Dengan adanya truk ini semoga bisa dimanfaatkan untuk membahagiakan masyarakat yang terdampak, apalagi truk ini sekali masak bisa seribu porsi dan menunya standar hotel bintang lima,” tambahnya.

Baca Juga: 19 Unit Alat Berat Dikerahkan untuk Keruk Sungai Masamba
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Banjir Luwu Utara Bikin...
Banjir Luwu Utara Bikin 5 Desa Terisolasi 3 Bulan, Pemerintah Tutup Mata?
Kantor ACT Cimahi Akhirnya...
Kantor ACT Cimahi Akhirnya Tutup setelah Jadi Sorotan dan Izin Dicabut
Pemkot Palembang Awasi...
Pemkot Palembang Awasi dan Kaji Pencabutan Izin ACT
Dugaan Penyelewengan...
Dugaan Penyelewengan Dana ACT, Ini Jeratan Sanksi Pidananya
Izin Dicabut Kemensos,...
Izin Dicabut Kemensos, ACT Kabupaten Garut Beroperasi seperti Biasa
Perjuangan Ustaz Mawardi...
Perjuangan Ustaz Mawardi ke Masjid, Kayuh Sepeda Lawas hingga Terjang Banjir Rob
Apa Itu Rehabilitasi...
Apa Itu Rehabilitasi yang Diberikan Prabowo untuk 2 Guru Luwu Utara
Dua Guru Luwu Utara...
Dua Guru Luwu Utara Bersyukur Dapat Rehabilitasi dari Presiden Prabowo
Prabowo Pulihkan Nama...
Prabowo Pulihkan Nama Baik 2 Guru yang Dipecat di Luwu Utara, Istana: Pahlawan Harus Dilindungi
Rekomendasi
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Kelab Pantai Favorit...
Kelab Pantai Favorit di Bali, Klive Beach Club Menjadi Ikon Baru Uluwatu
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
Berita Terkini
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
Aktivitas Gunung Anak...
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, Masyarakat Diimbau Waspada
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved