Hayandralab Gelar Webinar Penatalaksanaan Kanker Payudara
Minggu, 09 Agustus 2020 - 15:58 WIB
loading...
A
A
A
"Sel imun yang aktif dan dalam jumlah yang cukup akan sangat membantu penderita kanker padat (solid cancer), termasuk saat melakukan terapi terstandar seperti operasi, kemoterapi dan radiasi," kata Karina.
Teknik Immune Cell Therapy (ICT) yang diambil alih dari Jepang ini juga telah dibuktikan oleh tim HayandraLab lebih superior dalam mencapai hasil akhir berupa jumlah sel imun dan keaktifan yang lebih tinggi, dibandingan dengan beberapa teknik dari negara lain seperti Amerika dan Kanada.
Bahkan setelah dilakukan pengulangan terapi, jumlah sel imun yang meningkat tersebut masih mampu dipertahankan sampai 1 tahun setelah terapi. Hal ini tentunya sangat berguna dalam mencegah rekurensi dari kanker tersebut.
Menyadari masih banyaknya hal yang perlu diteliti lebih lanjut untuk menghasilkan terapi yang dapat melayani masyarakat dengan lebih baik, HayandraLab rajin membuat riset dengan menggandeng peneliti dan klinisi, baik dari dalam maupun luar negeri.
Output dari hasil riset dan layanan HayandraLab telah dipublikasikan dalam banyak jurnal ilmiah baik di dalam maupun di luar negeri.
Menutup webinar kali ini, Dr Karina berharap supaya penderita kanker tidak perlu jauh-jauh pergi ke luar negeri untuk berobat, dengan makin lengkapnya terapi kanker di Indonesia.
Teknik Immune Cell Therapy (ICT) yang diambil alih dari Jepang ini juga telah dibuktikan oleh tim HayandraLab lebih superior dalam mencapai hasil akhir berupa jumlah sel imun dan keaktifan yang lebih tinggi, dibandingan dengan beberapa teknik dari negara lain seperti Amerika dan Kanada.
Bahkan setelah dilakukan pengulangan terapi, jumlah sel imun yang meningkat tersebut masih mampu dipertahankan sampai 1 tahun setelah terapi. Hal ini tentunya sangat berguna dalam mencegah rekurensi dari kanker tersebut.
Menyadari masih banyaknya hal yang perlu diteliti lebih lanjut untuk menghasilkan terapi yang dapat melayani masyarakat dengan lebih baik, HayandraLab rajin membuat riset dengan menggandeng peneliti dan klinisi, baik dari dalam maupun luar negeri.
Output dari hasil riset dan layanan HayandraLab telah dipublikasikan dalam banyak jurnal ilmiah baik di dalam maupun di luar negeri.
Menutup webinar kali ini, Dr Karina berharap supaya penderita kanker tidak perlu jauh-jauh pergi ke luar negeri untuk berobat, dengan makin lengkapnya terapi kanker di Indonesia.
(nth)