GP Ansor Kecam Kekerasan di Pasar Kliwon Solo, Desak Polisi Usut Tuntas
Minggu, 09 Agustus 2020 - 16:56 WIB
loading...
Anggota Banser dari GP Ansor mendatangi Mapolresta Solo, Minggu (9/8/2020). Foto/SINDOnews/Ary Wahyu Wibowo
A
A
A
SOLO - Puluhan anggota Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Solo mendatangi Mapolresta Solo, Jawa Tengah , Minggu (9/8/2020). Mereka mendesak polisi menindak tegas pelaku kekerasan di acara salah satu warga di Kecamatan Pasar Kliwon Solo.
Dengan mengenakan seragam banser dan membawa bendera merah putih, para anggota GP Ansor datang ke Mapolresta Solo sekitar pukul 14.00 WIB. (BACA JUGA: Polisi Lacak Pelaku yang Ngamuk di Pasar Kliwon Solo )
Mereka kemudian menyampaikan pernyataan sikap di depan pintu Mapolresta Solo. Intinya, mereka mengecam aksi brutal berujung penganiayaan yang dilakukan sekelompok orang pada acara adat keluarga Midodareni atau kegiatan sebelum acara pernikahan di Pasar Kliwon, Kota Solo, Jawa Tengah pada Sabtu 8 Agustus 2020malam.
Ketua PC GP Ansor Kota Solo Arif Sarifudin mengatakan, pihaknya prihatin dengan aksi anarkisme di Pasar Kliwon Solo. (BACA JUGA: Kapolresta Kena Pukul Pelaku Penyerangan di Pasar Kliwon Solo )
“Kami mengecam tindakan anarkis ini. Kami mendorong aparat kepolisian untuk segera menindak tegas pelakunya,” kata Arif. (BACA JUGA: Keributan Massa di Pasar Kliwon Solo, Sejumlah Orang Terluka )
Sejauh ini suasana di Kota Solo relatif aman dan kondusif. Namun pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak terpancing dengan provokasi pihak-pihak tak bertanggung jawab. “Kita jaga Kota Solo agar tetap aman dan kondusif, terlebih menjelang Pilkada 2020,” ujar dia.
Arif menuturkan, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan Negara hukum. Karena itu, segala persoalan diselesaikan melalui jalur hukum.
Dengan mengenakan seragam banser dan membawa bendera merah putih, para anggota GP Ansor datang ke Mapolresta Solo sekitar pukul 14.00 WIB. (BACA JUGA: Polisi Lacak Pelaku yang Ngamuk di Pasar Kliwon Solo )
Mereka kemudian menyampaikan pernyataan sikap di depan pintu Mapolresta Solo. Intinya, mereka mengecam aksi brutal berujung penganiayaan yang dilakukan sekelompok orang pada acara adat keluarga Midodareni atau kegiatan sebelum acara pernikahan di Pasar Kliwon, Kota Solo, Jawa Tengah pada Sabtu 8 Agustus 2020malam.
Ketua PC GP Ansor Kota Solo Arif Sarifudin mengatakan, pihaknya prihatin dengan aksi anarkisme di Pasar Kliwon Solo. (BACA JUGA: Kapolresta Kena Pukul Pelaku Penyerangan di Pasar Kliwon Solo )
“Kami mengecam tindakan anarkis ini. Kami mendorong aparat kepolisian untuk segera menindak tegas pelakunya,” kata Arif. (BACA JUGA: Keributan Massa di Pasar Kliwon Solo, Sejumlah Orang Terluka )
Sejauh ini suasana di Kota Solo relatif aman dan kondusif. Namun pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak terpancing dengan provokasi pihak-pihak tak bertanggung jawab. “Kita jaga Kota Solo agar tetap aman dan kondusif, terlebih menjelang Pilkada 2020,” ujar dia.
Arif menuturkan, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan Negara hukum. Karena itu, segala persoalan diselesaikan melalui jalur hukum.
Lihat Juga :