Sejarah 50 Haji Legendaris Tahun 1850 Pantik Lahirnya Belasan Ribu Pesantren di Jawa
Rabu, 13 Desember 2023 - 10:00 WIB
loading...
A
A
A
Pada akhir abad ke-19 melebihi 7.000 jamaah. “Beberapa orang Indonesia menjadi sosok penting di Mekah, seperti Syekh Muhammad Nawawi (1813-1897) dari Banten”. Meningkatnya jumlah jamaah haji mendorong perubahan penting dunia Islam Jawa.
Perubahan itu selaras dengan isu pembaharuan yang sedang muncul dalam dunia Islam. Ibadah haji menyumbang andil besar bagi pesatnya peningkatan jumlah pemimpin agama dan pondok pesantren di Jawa.
Tahun 1862 tercatat santri Jawa mencapai 94.000 orang. Jumlah itu terus meningkat menjadi 162.000 lebih pada dekade berikutnya. “Catatan pemerintah kolonial melaporkan bahwa pada tahun 1893 hampir 11.000 pesantren berdiri berbahasa Jawa dengan santri lebih 272.000 orang”.
Baca Juga: 4 Masjid Paling Suci dalam Sejarah Islam yang Bakal Ditemui Jemaah Haji
Pesantren dan pemimpin Islam bermunculan pada masa kolonial Belanda, realitasnya memiliki warna spiritual berbeda. Banyak pesantren mengajarkan Islam dengan campuran mistik, yakni seiring bacaan hafalan Al-Quran juga bela diri, dan hal-hal laku ajaran yang bersifat metafisik.
Perubahan itu selaras dengan isu pembaharuan yang sedang muncul dalam dunia Islam. Ibadah haji menyumbang andil besar bagi pesatnya peningkatan jumlah pemimpin agama dan pondok pesantren di Jawa.
Tahun 1862 tercatat santri Jawa mencapai 94.000 orang. Jumlah itu terus meningkat menjadi 162.000 lebih pada dekade berikutnya. “Catatan pemerintah kolonial melaporkan bahwa pada tahun 1893 hampir 11.000 pesantren berdiri berbahasa Jawa dengan santri lebih 272.000 orang”.
Baca Juga: 4 Masjid Paling Suci dalam Sejarah Islam yang Bakal Ditemui Jemaah Haji
Pesantren dan pemimpin Islam bermunculan pada masa kolonial Belanda, realitasnya memiliki warna spiritual berbeda. Banyak pesantren mengajarkan Islam dengan campuran mistik, yakni seiring bacaan hafalan Al-Quran juga bela diri, dan hal-hal laku ajaran yang bersifat metafisik.
Lihat Juga :