Kisah Raja Airlangga Muda Bertapa demi Wangsit Dirikan Kerajaan Kahuripan

Minggu, 10 Desember 2023 - 06:11 WIB
loading...
Kisah Raja Airlangga...
Potret wajah Raja Airlangga versi AI. Foto/Istimewa/AI Nusantara
A A A
Airlangga menjadi raja besar di Pulau Jawa bahkan Nusantara yang disegani. Ia mendirikan kerajaan baru bernama Kahuripan usai berhasil melarikan diri dari kepungan pasukan lawan saat penyerangan di pesta pernikahan.

Kerajaan Kahuripan sendiri merupakan lanjutan dari dinasti Kerajaan Mataram Kuno periode Jawa Timur. Sosok Airlangga memang menjadi keturunan dari Dinasti Mataram kuno di Jawa Tengah. Konon ia memang sebelumnya merupakan putra daerah yang berasal dari Bali

Sebelum menjadi raja besar yang disegani konon kehidupan Airlangga cukup miris. Ia terpaksa mengasingkan diri ke hutan belantara pasca serangan di pesta pernikahan semasa Dharmawangsa Teguh bertahta di Kerajaan Mataram.

Baca Juga: Kisah Sarip Tambak Oso, Pendekar Besi Kuning Berjuluk Robin Hood asal Sidoarjo

Sebagaimana dikisahkan dalam buku "Nusantara Sejarah Indonesia" karya Bernard H. M. Vlekke, Airlangga dikisahkan datang dari Bali tempat ayahnya lahir. Konon Airlangga hanyalah seorang raja lokal yang mencoba menguasai Pulau Jawa kala itu.

Tapi sayang langkahnya mendapat pertentangan dan perlawanan dari penguasa - penguasa lokal. Para penguasa lokal ini lebih suka kekacauan berkelanjutan daripada menjadi bawahan seorang raja kuat.

Hal ini yang membuat Airlangga kabur dari peradaban dan memilih hidup dalam pengasingan di hutan - hutan belantara. Tahun - tahun panjang yang dihabiskannya dalam kesendirian di antara petapa - petapa di hutan dan gunung.

Selama itu pula ia tak ingin menyia-nyiakan hidupnya, Airlangga menghimpun kekuatan fisik dan moral, untuk mencapai tujuannya.

Baca Juga: Kisah Diposono, Pangeran Mataram yang Kerahkan Makhluk Halus Usir Belanda dan Tionghoa

Ia menyatakan, bahwa masa - masa penyangkalan dan penguasaan diri itulah yang pada akhirnya memberikan keberhasilan padanya. Penguasaan diri yang dijalankan menurut pengajaran Brahmanistik dengan sendirinya memperkuat tekad Airlangga.

Tapi bagi para teolog yang seiman dengannya pada zaman itu, pengalamannya punya arti lebih.

Mereka memandangnya sebagai periode perhimpunan ilmu gaib dan kekuasaan yang mereka yakini ada dalam segala sesuatu di bumi dan yang mencapai perwujudan paling tinggi pemakaiannya, secara sadar oleh mereka yang ahli dalam kekuatan gaib.

Pada awalnya kekuasaan Airlangga terbatas, dia hanya memerintah satu wilayah di dekat Surabaya, dan banyak raja lokal menolak klaimnya untuk berkuasa atas semua wilayah.

Baca Juga: Petaka Wabah Kolera Sebelum Perang Diponegoro Bikin Rakyat Jawa Menderita

Tapi lama - lama Airlangga berhasil menaklukkan semua musuhnya dan mempersatukan Jawa bagian timur, di bawah pemerintahannya.

Ambisi tidak lebih dari itu, walau pun kekuasaan Airlangga tidak sangat luas, reputasinya sangat besar sehingga raja - raja lebih kecil mencoba meniru kejayaan pemerintahannya.

Raja Airlangga menghidupkan kembali negara Jawa Timur, tapi generasi berikutnya menuduhnya menghancurkan hasil karyanya sendiri dengan membagi kerajaannya di antara dua putranya. Ia membagi kekuasaannya lantaran sama - sama menyayangi keduanya.

Kedua kerajaan itu Kerajaan Panjalu dan Kerajaan Janggala. Letak keduanya dipisahkan Gunung Kawi dan Sungai Brantas. Wilayah Kediri terletak sebelah barat Gunung Kawi, sedangkan Janggala di sebelah timur gunung.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Kisah Jenderal Sjafrie...
Kisah Jenderal Sjafrie Kawal Soeharto yang Tolak Pakai Rompi Anti Peluru saat Kunjungan ke Bosnia
Sepak Terjang Matah...
Sepak Terjang Matah Ati, Istri Pangeran Sambernyawa yang Jadi Panglima Pasukan Khusus Wanita Mangkunegaran
Pasukan Intelijen Mematikan...
Pasukan Intelijen Mematikan Dom Sumurup Ing Banyu, Telik Sandi Mataram yang Habisi Jenderal VOC JP Coen
Bangun Food Estate,...
Bangun Food Estate, Airlangga Sebut Tanah Merauke Lebih Baik dari Australia
Lanjutkan Negosiasi...
Lanjutkan Negosiasi Dagang, Menko Airlangga Kirim Tim ke AS Pekan Depan
Airlangga Bocorkan Isi...
Airlangga Bocorkan Isi Percakapan Telepon Trump dengan Prabowo
Rekomendasi
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka di Jakarta hingga Bandung
Solusi Cerdas Berlibur:...
Solusi Cerdas Berlibur: Perjalanan Nyaman dengan Layanan Paylater
AirNav Gandeng AdMedika...
AirNav Gandeng AdMedika Permudah Akses Layanan Kesehatan Karyawan
Berita Terkini
Beri Semangat Anak Pejuang...
Beri Semangat Anak Pejuang Leukemia, Polres Jakpus Wujudkan Harapan Deni Jadi Polisi Cilik
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Salurkan Makanan Bergizi, Warga Duri Kepa Mengaku Sangat Terbantu
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Bagikan Pangan Gratis untuk Warga Duri Kepa
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
Bagikan Pangan Gratis...
Bagikan Pangan Gratis dan Gelar Senam Sehat, MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Angkat Program Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
Pangdam Mandala Trikora...
Pangdam Mandala Trikora Mayjen Frits Tepis TNI Berangkatkan Mama Sinta ke Jakarta
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved