Masuk Musim Penghujan, Wilayah Sukoharjo Masih Butuh Droping Air Bersih
Jum'at, 01 Desember 2023 - 07:45 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Batam Krisis Air Bersih, Warga Terpaksa Ambil Air di Kubangan
“Maka semua masyarakat bisa melakukan sekecil apapun untuk mencegah perubahan iklim. Mulai dari menanam pohon hingga membuang sampah di tempatnya bisa dilakukan agar lingkungan kita lestari,” kata Caleg DPR RI Dapil Jateng V dari PKB ini.
Sukirno warga Desa Tawang Waru, mengungkapkan warga sejak bulan Juli lalu sudah mengalami kekeringan akibat musim kemarau bersamaan dengan fenomena alam El Nino.
Dia mengemukakan bahwa di zdesa Tawang sampai hari ini masih dilanda kekeringan karena belum diguyur hujan.
“Desa Tawang ini berdasarkan data BPBD Sukoharjo merupakan salah satu dari 17 desa di Sukoharjo dengan tingkat kerawanan tinggi kekeringan saat musim kemarau berlangsung. Sehingga mengakibatkan warga terancam kekurangan air bersih karena sumur-sumur mengering,” ujarnya.
“Maka semua masyarakat bisa melakukan sekecil apapun untuk mencegah perubahan iklim. Mulai dari menanam pohon hingga membuang sampah di tempatnya bisa dilakukan agar lingkungan kita lestari,” kata Caleg DPR RI Dapil Jateng V dari PKB ini.
Sukirno warga Desa Tawang Waru, mengungkapkan warga sejak bulan Juli lalu sudah mengalami kekeringan akibat musim kemarau bersamaan dengan fenomena alam El Nino.
Dia mengemukakan bahwa di zdesa Tawang sampai hari ini masih dilanda kekeringan karena belum diguyur hujan.
“Desa Tawang ini berdasarkan data BPBD Sukoharjo merupakan salah satu dari 17 desa di Sukoharjo dengan tingkat kerawanan tinggi kekeringan saat musim kemarau berlangsung. Sehingga mengakibatkan warga terancam kekurangan air bersih karena sumur-sumur mengering,” ujarnya.
(shf)
Lihat Juga :