PN Malang Eksekusi Rumah Pendiri Arema Lucky Acub Zaenal, Barang-barang Dikeluarkan Secara Paksa
Selasa, 28 November 2023 - 12:51 WIB
loading...
Rumah keluarga pendiri Arema Lucky Acub Zaenal akhirnya dieksekusi paksa oleh Pengadilan Negeri (PN) Malang, Jawa Timur, Selasa pagi (27/11/2023). Foto/MPI/Avirista Midaada
A
A
A
MALANG - Rumah keluarga pendiri Arema Lucky Acub Zaenal akhirnya dieksekusi paksa oleh Pengadilan Negeri (PN) Malang, Jawa Timur, Selasa pagi (27/11/2023).
Eksekusi dengan cara pengosongan ini dilakukan usai lebih dari dua pekan pihak termohon eksekusi yakni Hendrawati Endah Noveni, istri almarhum Lucky Acub Zaenal tak menjalankan kesepakatan.
Baca juga: Aremania Bergolak, Menuntut Satu Arema
Proses eksekusi berlangsung pada tanah dan rumah dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor 2454 seluas 424 meter persegi. Proses eksekusi diawali dengan pembacaan putusan dari Panitera PN Malang.
Terlihat proses eksekusi berlangsung kondusif tanpa ada perlawanan dari pemilik rumah pendiri Arema, seperti sebelumnya.
Proses eksekusi pengosongan rumah ini berlangsung kurang lebih dua jam lebih hingga pukul 12.00 WIB lebih. Satu persatu barang-barang milik Hendrawati Endah Noveni atau yang akrab disapa Novi itu dikeluarkan oleh tenaga angkut yang telah disiapkan oleh pemohon eksekusi atas nama Johannes Budijanto Widjaja.
Proses eksekusi sendiri mendapat penjagaan ketat dari pihak keamanan kepolisian dibantu oleh TNI. Tampak puluhan personel gabungan baik yang berseragam maupun berpakaian preman mengamankan jalannya eksekusi.
Baca juga: Aremania Desak Korban Luka Tragedi Kanjuruhan Divisum
Eksekusi dengan cara pengosongan ini dilakukan usai lebih dari dua pekan pihak termohon eksekusi yakni Hendrawati Endah Noveni, istri almarhum Lucky Acub Zaenal tak menjalankan kesepakatan.
Baca juga: Aremania Bergolak, Menuntut Satu Arema
Proses eksekusi berlangsung pada tanah dan rumah dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor 2454 seluas 424 meter persegi. Proses eksekusi diawali dengan pembacaan putusan dari Panitera PN Malang.
Terlihat proses eksekusi berlangsung kondusif tanpa ada perlawanan dari pemilik rumah pendiri Arema, seperti sebelumnya.
Proses eksekusi pengosongan rumah ini berlangsung kurang lebih dua jam lebih hingga pukul 12.00 WIB lebih. Satu persatu barang-barang milik Hendrawati Endah Noveni atau yang akrab disapa Novi itu dikeluarkan oleh tenaga angkut yang telah disiapkan oleh pemohon eksekusi atas nama Johannes Budijanto Widjaja.
Proses eksekusi sendiri mendapat penjagaan ketat dari pihak keamanan kepolisian dibantu oleh TNI. Tampak puluhan personel gabungan baik yang berseragam maupun berpakaian preman mengamankan jalannya eksekusi.
Baca juga: Aremania Desak Korban Luka Tragedi Kanjuruhan Divisum
Lihat Juga :