Jurnalis Peduli Kemanusiaan Sulsel Salurkan Sembako di 16 Panti Asuhan
Kamis, 30 April 2020 - 16:00 WIB
loading...
Koordinator JPK Sulsel Darwin Fatir menyalurkan bantuan sembako ke salah satu panti asuhan. Foto/Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Setelah mendistribusikan bantuan ratusan Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis di puskesmas dan rumah sakit, kini Jurnalis Peduli Kemanusiaan (JPK) Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali menggelar aksi peduli. Kali ini, mereka menyalurkan bantuan bahan pokok atau sembako kepada masyakat terdampak Coronavirus Disease (COVID-19).
"Jumlah paket yang berhasil dikumpulkan dari donasi serta sumbangan sebanyak 115 paket bahan pokok dan telah disalurkan kepada yang berhak," kata Koordinator JPK Sulsel, Darwin Fatir di Makassar, Kamis (30/4/2020).
Bantuan tersebut disalurkan ke masyarakat pesisir di Untia, Salodong, Kecamatan Biringkanaya. Kemudian jurnalis yang terdampak langsung dan 16 panti asuhan yang tersebar pada beberapa titik di Makassar.
Darwin menyampaikan terima kasih kepada seluruh penyumbang yang mau menyisihkan sedikit hartanya bagi membutuhkan. Apalagi dampak dari pandemi COVID-19 ini sangat berpengaruh pada ekonomi. Tidak hanya itu, wabah corona juga membuat banyak pekerja dirumahkan, termasuk dari kalangan jurnalis. Musababnya, perusahaan pers ikut goyang terkena dampak ekonomi virus itu.
"Kami tetap berusaha semampunya mengumpulkan donasi baik itu dari jurnalis senior, jaringan mitra kawan-kawan, serta sumbangan mereka (jurnalis). Meskipun tidak banyak, tapi itulah yang ada dibagikan kepada yang membutuhkan," tambahnya.
"Jumlah paket yang berhasil dikumpulkan dari donasi serta sumbangan sebanyak 115 paket bahan pokok dan telah disalurkan kepada yang berhak," kata Koordinator JPK Sulsel, Darwin Fatir di Makassar, Kamis (30/4/2020).
Bantuan tersebut disalurkan ke masyarakat pesisir di Untia, Salodong, Kecamatan Biringkanaya. Kemudian jurnalis yang terdampak langsung dan 16 panti asuhan yang tersebar pada beberapa titik di Makassar.
Darwin menyampaikan terima kasih kepada seluruh penyumbang yang mau menyisihkan sedikit hartanya bagi membutuhkan. Apalagi dampak dari pandemi COVID-19 ini sangat berpengaruh pada ekonomi. Tidak hanya itu, wabah corona juga membuat banyak pekerja dirumahkan, termasuk dari kalangan jurnalis. Musababnya, perusahaan pers ikut goyang terkena dampak ekonomi virus itu.
"Kami tetap berusaha semampunya mengumpulkan donasi baik itu dari jurnalis senior, jaringan mitra kawan-kawan, serta sumbangan mereka (jurnalis). Meskipun tidak banyak, tapi itulah yang ada dibagikan kepada yang membutuhkan," tambahnya.
Lihat Juga :