Kodam XIV Hasanuddin Gelar Apel Pasukan Operasi COVID-19, Prof Rudy: Momentum Sangat Baik
Jum'at, 07 Agustus 2020 - 10:38 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi sasaran kita, masih banyak kita temukan masyarakat yang belum disiplin protokol kesehatan. Seperti ruang-ruang publik, cafe, pasar, dan tempat rekreasi. Untuk kita bersama TNI Polri mendukung kebijakan pemerintah dalam pengendendalian COVID-19," katanya.
Sementra Penjabat Wali Kota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin mengapresiasi langkah TNI-Polri dalam menekan penyebaran COVID-19. Ia menjelaskan, meskipun angka reproduksi efektif (Rt) COVID-19 mulai menujukkan penurunan, ia meminta semua pihak tidak boleh lengah.
"Kita selalu ingatkan penurunan ini, bukan membaut kita semakin lengah, justru semaki ketat. Sehingga apel ini menjadi momentum yang sangat baik untuk bisa menjamin keberhasilan-keberhasilan yang sudah kita lakukan semenjak perwali kita laksanakan," kata Prof Rudy. Baca Juga : Prof Rudy Terima Bantuan Masker Medis dan Hand Sanitizer dari Kawan Lama Foundation
Prof Rudy menambahkan, penegasan protokol kesehatan ini akan menggiring masyarakat untuk menjadikan Protokol Kesehatan COVID-19 menjadi suatu kebiasaan. Bukan lagi menjadi keterpakasaan di tengah masyarakat. "Kalau sudah menjadi kebiasaan. Insyaaalah kita akan siap memasuki new normal. Tradisi baru, kebiasaan baru, dan gaya hidup baru," katanya.
Ia menjelaskan, dalam penegakkan Perwali Nomor 36 tahun 2020, pihaknya senantisa menerapkan dengan cara-cara humanis dan persuasif. Jika ditemukan melanggar, warga hanya dikenakan sanksi sosial. Baca Lagi : Dewan Ingatkan Antisipasi Klaster Baru COVID-19 di Objek Wisata
"Untuk membuat masyarakat kita sadar, kita terus melakukan sosialiasi dengan cara-cara humanis. Jika ditemukan melanggar, kita beri sanksi sosial seperti membersihkan ruang publik atau menerapkan rapid test random," pungkasnya.
Sementra Penjabat Wali Kota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin mengapresiasi langkah TNI-Polri dalam menekan penyebaran COVID-19. Ia menjelaskan, meskipun angka reproduksi efektif (Rt) COVID-19 mulai menujukkan penurunan, ia meminta semua pihak tidak boleh lengah.
"Kita selalu ingatkan penurunan ini, bukan membaut kita semakin lengah, justru semaki ketat. Sehingga apel ini menjadi momentum yang sangat baik untuk bisa menjamin keberhasilan-keberhasilan yang sudah kita lakukan semenjak perwali kita laksanakan," kata Prof Rudy. Baca Juga : Prof Rudy Terima Bantuan Masker Medis dan Hand Sanitizer dari Kawan Lama Foundation
Prof Rudy menambahkan, penegasan protokol kesehatan ini akan menggiring masyarakat untuk menjadikan Protokol Kesehatan COVID-19 menjadi suatu kebiasaan. Bukan lagi menjadi keterpakasaan di tengah masyarakat. "Kalau sudah menjadi kebiasaan. Insyaaalah kita akan siap memasuki new normal. Tradisi baru, kebiasaan baru, dan gaya hidup baru," katanya.
Ia menjelaskan, dalam penegakkan Perwali Nomor 36 tahun 2020, pihaknya senantisa menerapkan dengan cara-cara humanis dan persuasif. Jika ditemukan melanggar, warga hanya dikenakan sanksi sosial. Baca Lagi : Dewan Ingatkan Antisipasi Klaster Baru COVID-19 di Objek Wisata
"Untuk membuat masyarakat kita sadar, kita terus melakukan sosialiasi dengan cara-cara humanis. Jika ditemukan melanggar, kita beri sanksi sosial seperti membersihkan ruang publik atau menerapkan rapid test random," pungkasnya.
(sri)
Lihat Juga :