Realisasi Pendapatan Dinkes Rp43,02 Miliar, Target Rp96,08 Miliar
Jum'at, 07 Agustus 2020 - 09:15 WIB
loading...
A
A
A
"Itu dikarenakan rendahnya kunjungan baik rawat jalan maupun rawat inap umum dan persalinan ke puskesmas selama triwulan ke II," ujarnya.
Sedangkan pendapatan lain-lain yang sah realisasinya baru mencapai Rp42,37 miliar atau 46,29% dari target Rp91,53 miliar. Masih tersisa Rp49,16 miliar. Capaian itu baru berasal dari tiga sumber pendapatan yakni jasa layanan umum BLUD-RSUD Rp12,81 miliar, pendapatan jasa layanan umum BLUD-Puskesmas Rp17,41 miliar, dan dana kapitasi JKN FKTP Rp12,13 miliar.
Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar, Irwan Adnan menilai capaian realisasi pendapatan Dinkes Kota Makassar terbilang cukup tinggi di triwulan ke II. Apalagi di tengah pandemi saat ini. "Kalau 44% dengan kondisi sekarang itu saya pikir agak lumayan," singkatnya.
Meski begitu, ia berharap agar pendapatan di bidang kesehatan bisa digenjot disisa waktu lima bulan berjalan. Apalagi target pendapatan Dinkes Kota Makassar cukup tinggi yakni Rp96,08 miliar. "Mudah-mudahan bisa digenjot kan masih ada waktu," pungkasnya. Baca Lagi : Dewan Minta Insentif Tenaga Kesehatan di Makassar Segera Dicairkan
Sedangkan pendapatan lain-lain yang sah realisasinya baru mencapai Rp42,37 miliar atau 46,29% dari target Rp91,53 miliar. Masih tersisa Rp49,16 miliar. Capaian itu baru berasal dari tiga sumber pendapatan yakni jasa layanan umum BLUD-RSUD Rp12,81 miliar, pendapatan jasa layanan umum BLUD-Puskesmas Rp17,41 miliar, dan dana kapitasi JKN FKTP Rp12,13 miliar.
Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar, Irwan Adnan menilai capaian realisasi pendapatan Dinkes Kota Makassar terbilang cukup tinggi di triwulan ke II. Apalagi di tengah pandemi saat ini. "Kalau 44% dengan kondisi sekarang itu saya pikir agak lumayan," singkatnya.
Meski begitu, ia berharap agar pendapatan di bidang kesehatan bisa digenjot disisa waktu lima bulan berjalan. Apalagi target pendapatan Dinkes Kota Makassar cukup tinggi yakni Rp96,08 miliar. "Mudah-mudahan bisa digenjot kan masih ada waktu," pungkasnya. Baca Lagi : Dewan Minta Insentif Tenaga Kesehatan di Makassar Segera Dicairkan
(sri)
Lihat Juga :