Capres-Cawapres Diminta Pikirkan Isu Polusi Udara, Ganjar Pranowo Siapkan Desa Mandiri Energi

Kamis, 02 November 2023 - 14:20 WIB
loading...
Capres-Cawapres Diminta...
Ganjar Pranowo menjadi salah satu gubernur yang mendapat penghargaan dari Bappenas karena mewujudkan ekonomi sirkuler melalui program desa mandiri energi di Jateng. Foto/Dok.SINDOnews
A A A
Tahun depan, Indonesia akan kembali menyelenggarakan Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2024. Di tengah banyaknya isu yang muncul, salah satu yang perlu mendapat perhatian adalah masalah polusi udara.

Baca juga: Ganjar Bangun 2.352 Desa Mandiri Energi, Jateng Jadi Contoh Pengembangan EBT

Edbert Gani Suryahudaya, seorang peneliti di Departemen Politik dan Perubahan Sosial di Center for Strategic and International Studies (CSIS) menggarisbawahi bahwa sementara kesadaran masyarakat mengenai polusi udara semakin meningkat, komitmen sektor politik terhadap isu ini masih belum memadai.

"Politisi maupun pemangku kebijakan kita masih sedikit sekali yang punya kesadaran terhadap isu polusi udara. Tinggal bagaimana mereka yang punya akses, yang punya kekuasaan, yang punya bargaining power yang relatif. Kepada para politisi yang ingin mengangkat isu ini, layak untuk dibahas," ujar Gani (2/11/2023).



Lebih lanjut, Gani menjelaskan bahwa isu polusi udara seringkali kurang mendapat perhatian dalam diskusi politik dibandingkan dengan isu-isu lain seperti lapangan kerja dan kebutuhan dasar.

Namun, dia melihat potensi peningkatan kesadaran, terutama di kalangan masyarakat kelas menengah perkotaan, seiring dengan munculnya dampak buruk polusi udara yang semakin nyata.

Baca juga: Ganjar Dorong Energi Terbarukan Lewat Pembangunan PLTS di Pesantren

“Isu polusi udara ke depan akan semakin berkembang dari level masyarakat. Sedangkan dari level pemerintah memang bisa dibilang lebih minim lagi, karena memang politisi maupun pemangku kebijakan kita masih sedikit sekali yang punya kesadaran terhadap isu polusi udara,” imbuhnya.

Gani menekankan pentingnya membuat masyarakat peduli tentang isu lingkungan, khususnya polusi udara. Saat isu lingkungan menjadi perhatian umum di kalangan warga, politisi akan terdorong untuk mengatasi masalah ini secara serius.

Salah satu calon presiden (Capres) yaitu Ganjar Pranowo terlihat ingin menerapkan program Desa Mandiri Energi (DME) miliknya di Jawa Tengah untuk Indonesia.

Ganjar Pranowo menjadi salah satu gubernur yang mendapat penghargaan dari Bappenas karena mewujudkan ekonomi sirkuler melalui program desa mandiri energi di Jateng.

Kesuksesan program ini menjadi fondasi kepercayaan diri Ganjar Pranowo untuk mengaplikasikannya pada seluruh Indonesia untuk konservasi energi yang lebih baik dan mengurangi polusi yang ada.

Desa Mandiri Energi di Jawa Tengah


Sebelumnya, Ganjar Pranowo dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah mendorong Program Desa Mandiri Energi (DME) sejak tahun 2012.

Melansir dari salah satu media nasional, hingga Juni 2023, sebanyak 2.421 desa telah diakui sebagai DME mencakup 28,2% dari total 8.562 desa dan kelurahan di Jawa Tengah.

Desa-desa ini dikelompokkan dalam tiga kategori, yaitu DME mapan, berkembang, dan inisiatif. Penilaian untuk kategori ini mencakup berbagai aspek, seperti pendanaan, manajemen, tingkat pemanfaatan, dampak ekonomi, dan inovasi.

Program Desa Mandiri Energi memiliki tujuan untuk memungkinkan masyarakat mengurangi ketergantungan mereka pada sumber energi fosil dan beralih ke sumber energi yang ramah lingkungan.

Sumber energi ramah lingkungan ini mencakup Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), Pembangkit Listrik Tenaga Angin (PLTA), Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH), panas bumi, serta pemanfaatan energi non-listrik seperti biodiesel, biogas, biomassa, dan gas rawa (biogenic shallow gas).

Secara umum, sebuah desa dikategorikan sebagai DME mapan jika telah mencapai tingkat pemanfaatan EBT yang luas, telah membangun infrastruktur EBT dengan dukungan masyarakat, kelembagaan berjalan dengan baik, iuran terkumpul, dan adanya inovasi.

Sementara itu, DME kategori berkembang memiliki infrastruktur EBT, baik yang berasal dari pemerintah, swasta, atau pihak lain, meskipun lembaga ini belum berjalan secara optimal.

DME kategori inisiatif memiliki karakteristik pemanfaatan EBT yang masih bersifat individu dan lembaga yang belum berfungsi dengan baik.

Sebagian besar DME di Jawa Tengah masih termasuk dalam kategori inisiatif. Secara rinci, hingga Juni 2023, terdapat 25 DME mapan, 158 DME berkembang, dan 2.238 DME inisiatif.

Prestasi Jawa Tengah dalam pengembangan EBT ini mendapatkan pengakuan nasional. Gubernur Ganjar Pranowo bahkan diundang oleh Institute for Essential Services Reform (IESR) sebagai salah satu co-chair Civil 20 (C20 Indonesia) untuk berbagi keberhasilannya dalam pengembangan EBT dalam acara G20 side event dan Energy Transition Working Group (ETWG) Meeting di Bali.

Prestasi dirinya dalam transisi energi dengan program DME telah membutkikan kepedulian Ganjar untuk menciptakan ekonomi sirkuler, konservasi energi, dan pengurangan polusi udara.

Ganjar menuangkan keinginannya untuk membuat Desa Mandiri Energi secara masif dalam visi dan misinya yang tergabung dalam kategori pengembangan ekonomi hijau.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warga Jakarta Bangun...
Warga Jakarta Bangun Gerakan Bersama Perangi Polusi Udara
Krisis Ekologis, Pemerintah...
Krisis Ekologis, Pemerintah Diminta Transformasi Tata Kelola Alam
Pramono Didorong Perkuat...
Pramono Didorong Perkuat Komitmen Strategi Pengendalian Polusi Udara lewat Pergub
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan RDMP Balikpapan, AHY: Bangun Kemandirian Energi Nasional
Bank Sampah Miliki Peran...
Bank Sampah Miliki Peran Penting Wujudkan Program PSEL di Lampung
JDS Gelar Wisuda Batch...
JDS Gelar Wisuda Batch 6, Momentum Besar Transformasi Energi
Keberlangsungan Energi...
Keberlangsungan Energi Listrik vs Dominasi Oligarki Batubara
Pengembangan CBG Perkuat...
Pengembangan CBG Perkuat Transisi dan Kemandirian Energi Nasional
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Rekomendasi
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Rahasia di Balik Kesuksesan...
Rahasia di Balik Kesuksesan Pembukaan Hotel, Ternyata Bukan Saat Gunting Pita
Kenapa Sering Sakit...
Kenapa Sering Sakit Padahal Sudah Makan Sehat? Ini Penjelasan dr. Gia Pratama
Berita Terkini
Kunjungi Maliosewu,...
Kunjungi Maliosewu, Jokowi Jajan Es Teh Manis
Harapan Pramono Anung...
Harapan Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Warga Hidupnya Nyaman, Gampang, Bahagia, dan Mudah
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Diiringi Tanjidor, Pramono...
Diiringi Tanjidor, Pramono Anung dan Rano Karno Hadiri Malam Perayaan HUT ke-499 Jakarta
Bahas Kemajuan Desa...
Bahas Kemajuan Desa Nifasi Papua Tengah, Forum Diskusi Publik Digelar di Jaksel
Rotasi Polda Metro Jaya:...
Rotasi Polda Metro Jaya: Kapolres, Wakapolres, hingga Wadir Krimum
Infografis
Terapkan Protol 6M dan...
Terapkan Protol 6M dan 1S untuk Sigap Hadapi Polusi Udara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved