Dalam Dua Bulan, DKI Tindak 62.000 Pelanggar Protokol Kesehatan
Rabu, 05 Agustus 2020 - 08:13 WIB
loading...
A
A
A
Kemarin Presiden Jokowi dalam rapat terbatas, kembali meminta seluruh stakeholder dan kepala daerah untuk menggiatkan kampanye menggunakan masker kepada masyarakat. Presiden ingin penggunaan masker menjadi sebuah kebiasaan yang dilakukan secara sadar. Presiden meminta PKK agar melakukan sosialisasi dari pintu ke pintu pentingnya penggunaan masker.
"Pernyataan Presiden ini menjadi kampanye nasional sebagai bentuk penguatan atas imbauan pemerintah selama ini agar seluruh masyarakat taat pada protokol kesehatan," ujar Juru Bicara Presiden Bidang Sosial Angkie Yudistia kemarin.
Angkie menambahkan, masih tingginya angka warga yang terkena Covid-19 menjadi perhatian serius Jokowi. "Adaptasi kebiasaan baru di tengah pandemi bisa dimulai dari penggunaan masker secara masif," paparnya.
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar mengatakan siap melaksanakan inpres. Pihaknya akan mendukung Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) memasifkan penggunaan masker. Salah satu dukungan yang diberikan adalah alokasi dana desa untuk mendukung gerakan tersebut.
Seperti diketahui, Presiden Jokowi pada rapat terbatas kemarin meminta agar PKK melakukan sosialisasi dari pintu ke pintu pentingnya penggunaan masker. (Lihat videonya: Menghindari Tabrakan Sebuah Mobil Tercebur ke Laut)
“Sesuai dengan instruksi atau arahan Bapak Presiden, kita juga akan melakukan gerakan masif melalui dana desa untuk pengadaan masker yang produksinya dilakukan oleh desa,” katanya dikutip dari siaran pers Kemendagri, kemarin. (Bima Setiyadi/Dita Angga)
"Pernyataan Presiden ini menjadi kampanye nasional sebagai bentuk penguatan atas imbauan pemerintah selama ini agar seluruh masyarakat taat pada protokol kesehatan," ujar Juru Bicara Presiden Bidang Sosial Angkie Yudistia kemarin.
Angkie menambahkan, masih tingginya angka warga yang terkena Covid-19 menjadi perhatian serius Jokowi. "Adaptasi kebiasaan baru di tengah pandemi bisa dimulai dari penggunaan masker secara masif," paparnya.
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar mengatakan siap melaksanakan inpres. Pihaknya akan mendukung Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) memasifkan penggunaan masker. Salah satu dukungan yang diberikan adalah alokasi dana desa untuk mendukung gerakan tersebut.
Seperti diketahui, Presiden Jokowi pada rapat terbatas kemarin meminta agar PKK melakukan sosialisasi dari pintu ke pintu pentingnya penggunaan masker. (Lihat videonya: Menghindari Tabrakan Sebuah Mobil Tercebur ke Laut)
“Sesuai dengan instruksi atau arahan Bapak Presiden, kita juga akan melakukan gerakan masif melalui dana desa untuk pengadaan masker yang produksinya dilakukan oleh desa,” katanya dikutip dari siaran pers Kemendagri, kemarin. (Bima Setiyadi/Dita Angga)
(ysw)
Lihat Juga :