Ganjar Bertemu Pengusaha dan Buruh Rokok di Malang, Sebut Pentingnya Jaga Iklim Industri
Jum'at, 13 Oktober 2023 - 18:33 WIB
loading...
A
A
A
Mantan Gubernur Jawa Tengah ini mengungkapkan perlunya suatu regulasi yang berpihak kepada para pelaku industri rokok, termasuk di dalamnya para petani tembakau dan buruh yang menggantungkan hidupnya dari rokok.
"Tentu saja dengan regulasi yang memang sekarang tidak mudah, karena persaingan globalnya terjadi seperti itu, dan tentu banyak kepentingan yang masuk. Tapi intinya diberikan kepada saya informasi tentang yuk kita atur yuk impor tembakaunya," ungkap dia.
Baca juga: Kunjungi Uskup Agung Malang, Ganjar Bahas Isu Kebangsaan Sambil Sarapan Rawon
Ia juga masih mempelajari skema rokok impor, apakah itu juga membayar cukai lebih ke negara, atau disamakan dengan rokok-rokok produksi dalam negeri. Sebab gempuran rokok impor, dan bahan bakunya tembakau dinilai memang bisa membuat mematikan para petani tembakau.
"Pastikan yang impor itu juga membayar cukai, artinya semua kedudukan akan bisa di-counter dengan cukai itu. Pendapatan negara akan naik, ini penting sekali sekaligus melindungi kawan-kawan petani tembakau yang sudah jerih payah selama ini, untuk bisa mempertahankan produk ini atau komoditas ini sejak zaman Indonesia belum merdeka," paparnya.
Ganjar juga bicara mengenai pentingnya hubungan pemilik usaha, manajemen, dan para pekerja. Supaya perkembangan industrialisasi tidak mengorbankan para pekerja maupun buruh, dan menggantikannya dengan mesin-mesin yang canggih dan bisa menghemat operasional.
"Tentu saja dengan regulasi yang memang sekarang tidak mudah, karena persaingan globalnya terjadi seperti itu, dan tentu banyak kepentingan yang masuk. Tapi intinya diberikan kepada saya informasi tentang yuk kita atur yuk impor tembakaunya," ungkap dia.
Baca juga: Kunjungi Uskup Agung Malang, Ganjar Bahas Isu Kebangsaan Sambil Sarapan Rawon
Ia juga masih mempelajari skema rokok impor, apakah itu juga membayar cukai lebih ke negara, atau disamakan dengan rokok-rokok produksi dalam negeri. Sebab gempuran rokok impor, dan bahan bakunya tembakau dinilai memang bisa membuat mematikan para petani tembakau.
"Pastikan yang impor itu juga membayar cukai, artinya semua kedudukan akan bisa di-counter dengan cukai itu. Pendapatan negara akan naik, ini penting sekali sekaligus melindungi kawan-kawan petani tembakau yang sudah jerih payah selama ini, untuk bisa mempertahankan produk ini atau komoditas ini sejak zaman Indonesia belum merdeka," paparnya.
Ganjar juga bicara mengenai pentingnya hubungan pemilik usaha, manajemen, dan para pekerja. Supaya perkembangan industrialisasi tidak mengorbankan para pekerja maupun buruh, dan menggantikannya dengan mesin-mesin yang canggih dan bisa menghemat operasional.
Lihat Juga :