alexametrics

Pilgub Jabar, Cak Imin Dipastikan Beri Perhatian pada Dedi Mulyadi

loading...
Pilgub Jabar, Cak Imin Dipastikan Beri Perhatian pada Dedi Mulyadi
Wabup Karawang Ahmad Zamakhsyari (kiri) mendampingi Bupati Puwakarta Dedi Mulyadi dalam sebuah acara.Koran SINDO/Asep Supiandi
A+ A-
KARAWANG - Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menjadi nama yang paling santer dibicarakan di internal Partai Kebangkitan Bangsa untuk maju menjadi kandidat gubernur pada Pilkada Jabar 2018. Bahkan, Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Karawang yang juga Wakil Bupati Karawang Ahmad Zamakhsyari meyakinkan bahwa Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) memberikan perhatian lebih serius kepada Dedi, dibanding nama-nama kandidat lainnya.

Ahmad Zamakhsyari uang biasa disapa Jimmy ini menyebutkan, rekam jejak Dedi termasuk sukses, terutama dalam membangun Purwakarta. "Selama ini kami sudah teliti, dari semua calon, saya katakan Dedi Mulyadi paling cocok. Saya kira Ketua Umum DPP PKB akan cenderung memilih Kang Dedi untuk dicalonkan," jelasnya, Selasa (4/7/2017).

Indikator penilaian yang telah dilakukan PKB terhadap Dedi Mulyadi, imbuh Jimmy, di antaranya adalah pembangunan infrastruktur Purwakarta yang sangat massif sejak 2008. Ditambah pelayanan kesehatan gratis, gaji aparat desa yang terpenuhi dengan baik, sampai tata kelola wilayah kota yang memiliki karakter kuat. "Lihat saja perubahan di Purwakarta, air mancur di tengah kotanya itu fenomenal," sebutnya.



Atas dasar tersebut, alumni Pondok Pesantren Cipasung, Tasikmalaya, Jawa Barat itu mengaku siap untuk memenangkan Dedi Mulyadi menjadi Gubernur Jawa Barat. Infrastruktur partai yang dia pimpin di Kabupaten Karawang, dia akui siap untuk menjemput kemenangan tersebut.

Kelebihan lain yang dimiliki Dedi Mulyadi, menurut Jimmy adalah aktivitas Dedi dalam menggunakan sosial media dengan konten yang layak konsumsi untuk warganet. "Tidak ada alasan lain bagi saya untuk tidak mendukung. Saya pasti pasang badan untuk beliau," tegasnya.

Sementara itu, Dedi Mulyadi mengaku tetap santai menghadapi rencana pengumuman DPP Partai Golkar tentang bakal calon Gubernur Jawa Barat pada akhir Agustus mendatang. “Ya saya santai saja mensikapi hal itu. Termasuk koalisi yang sedang dibangun, kami tetap membuka ruang komunikasi dengan partai lain,”ujar Dedi kepada SINDOnews di Rumas Sakit Siloam Purwakarta.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak