Agenda Munas IX di Bandung Ricuh, Ini Penjelasan AMPI Jabar
Selasa, 08 Maret 2022 - 04:42 WIB
loading...
AMPI Jabar menyatakan, kericuhan yang mewarnai agenda Munas IX AMPI akibat salah paham. Foto/Dok
A
A
A
BANDUNG - Agenda Musyawarah Nasional (Munas) IX Angkatan Muda Perubahan Indonesia ( AMPI ) di Kota Bandung diwarnai kericuhan. Kericuhan yang terjadi di lokasi Munas, yakni di Hotel Pullman, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (7/3/2022) siang dipicu oleh salah paham.
Hal ini disampaikan Ketua AMPI Jawa Barat, Ahmad Hidayat membenarkan peristiwa tersebut. Ahmad menyatakan, sebagai tuan rumah, pihaknya berupaya memberikan pelayanan maksimal terhadap seluruh peserta munas. "Sebagai tuan rumah, kami sudah berusaha sebaik mungkin. Namun, ternyata ada kesalahanpahaman," ungkap Ahmad saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya.
Menurut Ahmad, kesalahpahaman melibatkan delegasi AMPI Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan pihak penyelenggara. "Ada kesalahpahaman antara delegasi Sumut dan pihak penyelenggara," sebutnya. Baca juga:
Sempat Ricuh, Munas IX AMPI Tetapkan Wamendag Jerry Sambuaga Ketua Umum Terpilih
Meski begitu, Ahmad enggan mengungkapkan pangkal kesalahpahaman tersebut. Dia beralasan sudah lelah dan khawatir memberikan pernyataan yang salah. "Sudah dulu ya, saya lelah, takut salah nanti. Intinya ada kesalahpahaman," kata Ahmad sambil menutup teleponnya.
Hal ini disampaikan Ketua AMPI Jawa Barat, Ahmad Hidayat membenarkan peristiwa tersebut. Ahmad menyatakan, sebagai tuan rumah, pihaknya berupaya memberikan pelayanan maksimal terhadap seluruh peserta munas. "Sebagai tuan rumah, kami sudah berusaha sebaik mungkin. Namun, ternyata ada kesalahanpahaman," ungkap Ahmad saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya.
Menurut Ahmad, kesalahpahaman melibatkan delegasi AMPI Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan pihak penyelenggara. "Ada kesalahpahaman antara delegasi Sumut dan pihak penyelenggara," sebutnya. Baca juga:
Sempat Ricuh, Munas IX AMPI Tetapkan Wamendag Jerry Sambuaga Ketua Umum Terpilih
Meski begitu, Ahmad enggan mengungkapkan pangkal kesalahpahaman tersebut. Dia beralasan sudah lelah dan khawatir memberikan pernyataan yang salah. "Sudah dulu ya, saya lelah, takut salah nanti. Intinya ada kesalahpahaman," kata Ahmad sambil menutup teleponnya.
Lihat Juga :