Aksi Bersih-bersih Pantai Cibutun Ditolak Pemdes, Pandawara Group juga Bakal Disomasi

Senin, 02 Oktober 2023 - 18:13 WIB
loading...
Aksi Bersih-bersih Pantai...
Pandawara Group memasang papan Pantai Terkotor No. 4 di Indonesia di antara tumpukan sampah yang ada di Pantai Cibutun, Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Foto/Tangkapan Layar/Pandawa Grup
A A A
SUKABUMI - Rencana aksi Pandawara Group untuk bersih-bersih Pantai Cibutun di pesisir Loji, Kampung Cibutun, Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jabar, mendapat penolakan dari Pemerintah Desa Sangrawayang. Tak hanya itu, Pandawara Group juga bakal disomasi Karang Taruna Simpenan.

Baca juga: Cegah DBD, Pandawara Group Ajak Masyarakat Bersih-Bersih Lingkungan

Kepala Desa (Kades) Sangrawayang, Muhtar mengatakan, tidak mengizinkan aktivitas bersih-bersih sampah di wilayahnya. Alasannya, pihak pemerintah seolah tidak dilibatkan dalam inisiasi bersih-bersih tersebut. "Kalau transaparan terbuka dari pemerintah itu silahkan. Kalau seperti yang kemarin yang dimusyawarhkan di desa itu, saya tidak mengizinkan," ungkapnya.



Muhtar menegaskan, sebelum memviralkan konten semacam itu, harus melibatkan masyarakat yang berpartisipasi dalam kegiatan membersihkan sampah pantai. Sebagai contoh, pada tahun sebelumnya, di sepanjang pesisir Loji, hampir dua ribu orang dari seluruh kabupaten terlibat dalam kegiatan bersih pantai.

Baca juga: Terombang-ambing di Perairan Tagulandang, 15 ABK Berhasil Diselamatkan

"Sedangkan kalau di Desa Sangrawayang ada tiba-tiba, tidak mengerti saya juga. Bahkan masuk media sosial, jadi seolah-olah Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, cemar nama baiknya," tegas Muhtar.

Pandawara Group baru-baru ini mengunggah video di media sosial, tentang kondisi sampah yang menggunung di Pantai Cibutun. Unggahan video tersebut, kemudian menjadi viral. Usai video itu viral, bukan hanya penolakan dari Pemerintah Desa (Pemdes) Sangrawayang saja, Pandawara Group juga bakal disomasi Karang Taruna Simpenan.

Ketua Karang Taruna Simpenan, Deris Alfauzi menyayangkan tidak ada komunikasi sebelumnya terkait situasi ini. Mereka juga mengevaluasi klaim bahwa Pantai Cibutun adalah pantai terkotor keempat di Indonesia. Karang Taruna mempertanyakan apakah klaim tersebut didasarkan pada bukti, hasil observasi, atau penelitian yang akurat.

Baca juga: Mobil Pemadam Kebakaran Terbalik, 2 Tewas dan 1 Kritis

"Kami sangat menyayangkan tidak ada komunikasi terlebih dahulu, karena ada tulisan bahwasannya Pantai Cibutung itu adalah pantai terkotor ke empat di Indonesia, dan kita pun sedang mempertanyakan apakah itu berdasarkan bukti-bukti yang ada, hasil observasi atau penelitian," ucap Deris Alfauzi.

Mengenai permasalahan ini, kata Deris Alfauzi, KNPI dan Karang Taruna, bersama dengan organisasi masyarakat lainnya, sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut. Dia berharap ada klarifikasi dari pihak yang membuat konten tersebut.

"Jika dalam waktu 2 x 24 jam tidak ada klarifikasi atau konfirmasi yang memadai, kami akan mengambil langkah hukum, termasuk somasi dan pelaporan, terkait dengan konten tersebut," terangnya.

Baca juga: Baru Saja, Gempa Berkekuatan Magnitudo 5,6 Guncang Kaimana Papua Barat

Selain menanggapi situasi ini, Karang Taruna Kecamatan Simpenan juga memiliki rencana untuk melakukan kegiatan bersih-bersih pantai dan sungai. Kegiatan ini direncanakan sebagai bagian dari peringatan momentum Sumpah Pemuda, yang menunjukkan komitmen mereka dalam menjaga kebersihan dan keindahan pantai di wilayah tersbut.

"Sebetulnya dalam waktu dekat kita sudah menyusun kegiatan. Ada kegiatan bersih-bersih pantai dan sungai yang sudah kita agendakan pas momentum Sumpah Pemuda," tuturnya.

Unggahan Pandawara Group, berisi ajakan kepada masyarakat untuk bergabung dalam kegiatan pembersihan pantai selama dua hari, yakni pada 6-7 Oktober 2023 mendatang. Ajakan ini terbuka bagi semua warga Sukabumi, yang peduli terhadap lingkungan.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
Nestapa Siswi SD di...
Nestapa Siswi SD di Sukabumi, Sudah Belajar 6 Bulan tapi Gagal Tuntaskan Ujian Olimpiade karena Listrik Mati
Beredar Video Utuh UIN...
Beredar Video Utuh UIN Jakarta Visit ke Triguna dan SDIP, Kuasa Hukum: Meluruskan Informasi
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
Polda Metro Dorong Budaya...
Polda Metro Dorong Budaya Peduli Lingkungan, Sediakan Ratusan Bak Sampah Terpilah
Air Bersih dan Sampah...
Air Bersih dan Sampah Ancam Wisata KLU, Legislator Perindo Desak Pembenahan Tiga Gili
Anak Diajarkan Bijak...
Anak Diajarkan Bijak Mengelola Sampah Plastik Sejak Dini Lewat Kegiatan Interaktif
Peringati Hari Laut...
Peringati Hari Laut Sedunia 2026, ASDP Bersihkan Lebih dari 13 Ton Sampah Laut dan Pesisir
15.800 Ton Sampah Luar...
15.800 Ton Sampah Luar Angkasa Berkecepatan 28.000 km/jam Akan Jatuh ke Bumi
Rekomendasi
Dokter Tifa Ditangkap...
Dokter Tifa Ditangkap Polisi dan Dibawa ke Polda Metro Jaya, Ini Kata Kuasa Hukum
Kronologi Penangkapan...
Kronologi Penangkapan Roy Suryo dan Dr. Tifa oleh Polda Metro, Refly: Tidak Ada Tanda-tanda
Akuisisi Aster Jadi...
Akuisisi Aster Jadi Titik Balik Chandra Asri Group, Diversifikasi Bisnis Mulai Dongkrak Kinerja
Berita Terkini
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Kejati Banten Usut Dugaan...
Kejati Banten Usut Dugaan Korupsi 3 Yayasan, Warek II UIN Jakarta Beberkan Bukti Penting
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Infografis
Aksi Premanisme Makin...
Aksi Premanisme Makin Marak Terjadi di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved