Sandi Senam Revolusi dan Ibu Pertiwi Hamil Tua, Misteri G30S PKI yang Belum Terungkap

Senin, 25 September 2023 - 04:53 WIB
loading...
Sandi Senam Revolusi...
Berbagai istilah aneh bertebarah di tengah masyarakat, menjelang meletusnya peristiwa berdarah 30 September 1965. Foto/Ilustrasi/Ist.
A A A
Tak hanya provokasi dan aksi-aksi sepihak dari Partai Komunis Indonesia (PKI), yang memicu panasnya suhu politik menjelang peristiwa berdarah 30 September 1965. Sejumlah istilah aneh juga bermunculan, hingga membingungkan masyarakat kala itu.

Baca juga: Provokasi Politik Orang-orang PKI Menjelang Tragedi Berdarah 30 September 1965

Istilah-istilah aneh itu diucapkan oleh pimpinan PKI, dan mereka yang berafiliasi di dalamnya. Istilah aneh itu, juga dicurigai sebagai sandi gerakan terkait dengan langkah PKI menyiapkan Dewan Revolusi serta Gerakan 30 September 1965.



Dilansir dari buku Jenderal Yoga Loyalis di Balik Layar (2018), Subandrio pada Kongres Serikat Buruh Perkebunan Republik Indonesia (Serbupri), telah menggelorakan istilah senam revolusioner. Menjelang peristiwa berdarah 30 September 1965, kaum buruh didorong untuk lebih aktif menggelar aksi massa.

Baca juga: Siu Ban Ci, Selir Prabu Brawijaya Dari China yang Mengubah Sejarah Jawa

"Ia menyerukan kepada kaum buruh untuk menggunakan aksi-aksi sebagai senam revolusioner, agar otot-otot dan tulang-tulang gerakan buruh menjadi kuat, untuk kemudian naar de politieke macht, menuju kekuatan politik," demikian dikutip dari buku "Jenderal Yoga Loyalis di Balik Layar".

Subandrio atau Dr Soebandrio merupakan kepala Badan Pusat Intelijen (BPI), atau sekarang Badan Intelijen Negara (BIN). Subandrio selain Kepala BPI juga menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri (Waperdam).

Meski mengklaim sebagai kader Partai Sosialis Indonesia (PSI), kebijakan Subandrio lebih banyak condong kepada PKI. Saat orang-orang PKI, BTI, dan Pemuda Rakyat bentrok dengan Ansor NU di Kediri, Jawa Timur, lantaran orang PKI melakukan aksi sepihak, Subandrio justru menggertak orang-orang NU.

Baca juga: Tembaki Pos TNI Secara Brutal, Simpatisan KKB Ditangkap di Teluk Bintuni

Di depan pimpinan Ansor dan PBNU, Subandrio terang-terangan mengatakan Ansor NU tidak akan mampu melawan orang-orang PKI, karena PKI menguasai intelijen. Ia justru meminta Ansor NU ikut menjaga ketenangan, dan tidak terlalu agresif menghadapi PKI.

"Di bidang intelijen, saudara-saudara kalah dengan PKI. Orang PKI tahu di mana saudara sekarang sedang berada. Bahkan tahu di mana Pak Idham Chalid (Ketua PBNU), dan tokoh-tokoh lainnya berada. Tetapi saudara dan tokoh NU tidak tahu di mana DN Aidit berada. Saudara harus mengerti hal ini," kata Subandrio seperti dikutip dari buku "Benturan NU PKI 1948-1965 (2013)".

Kebijakan intelijen Subandrio, juga banyak memojokkan Angkatan Darat. Isu Dewan Jenderal, yakni terkait adanya sejumlah perwira tinggi Angkatan Darat yang tidak loyal kepada Presiden Soekarno atau Bung Karno, juga datang darinya.

Baca juga: Banjar Gempar! Bule Amerika Tikam Mertua hingga Tewas Bersimbah Darah

Selain istilah Senam Revolusioner, menjelang peristiwa berdarah 30 September 1965, juga muncul ungkapan "Ibu Pertiwi Sudah Hamil Tua". Ungkapan itu pertama kali datang dari anggota CC PKI, Anwar Sanusi.

Di tengah situasi krisis ekonomi dan politik tanah air, pernyataan Ibu Pertiwi sudah hamil tua itu dilontarkan berkali-kali oleh para tokoh PKI. Para lawan-lawan PKI menangkap pernyataan itu sebagai sebuah sandi gerakan politik. "Ibu Pertiwi sudah hamil tua, yang akan segera melahirkan satu kekuatan baru".

Pada 30 September 1965, sebuah gerakan yang menamakan diri Gerakan 30 September melakukan aksi penculikan terhadap sejumlah perwira tinggi Angkatan Darat, yang dituding sebagai Dewan Jenderal.

Baca juga: Ngeri! Remaja Singkawang Tertangkap Bawa Berbagai Jenis Sajam

Gerakan penculikan sekaligus pembunuhan dilakukan Dewan Revolusi, yang dipimpin oleh Letkol Untung Sutopo. Upaya perebutan kekuasaan itu dalam waktu cepat berhasil dipadamkan.

Pasca terjadinya Gerakan 30 September 1965, sejumlah pimpinan, kader, serta seluruh simpatisan PKI di Indonesia diburu dan ditangkap. Ketua CC PKI, DN Aidit, Njoto dan Untung Sutopo dieksekusi mati. Pada 12 Maret 1966, PKI dibubarkan dan secara resmi dinyatakan sebagai partai terlarang.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Seruan Masyayikh NU...
Seruan Masyayikh NU di Ponpes Al Falah Ploso Redam Ketegangan di PBNU
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Hadiri Munas-Konbes...
Hadiri Munas-Konbes NU 2026, Prabowo Apresiasi Peran Strategis NU bagi Bangsa
Rekomendasi
Hasil Survei: 83,1%...
Hasil Survei: 83,1% Publik Yakin UU Polri Bawa Perubahan Terhadap Kinerja Kepolisian
Harga Minyak Kembali...
Harga Minyak Kembali ke Level Sebelum Perang, Mengapa Bensin Tak Ikut Turun?
Kemenhaj Sebut 90% Jemaah...
Kemenhaj Sebut 90% Jemaah Haji Sudah Tiba di Tanah Air
Berita Terkini
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter hingga 2 Juli 2026
NTB Krisis Air Bersih...
NTB Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, 1.129 KK Terdampak
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Lubang Proyek di Tebet...
Lubang Proyek di Tebet Makan Korban, Bocah 4 Tahun Meninggal
Soroti Kematian Dokter...
Soroti Kematian Dokter Icha, DPR Minta Kemenkes dan Polisi Usut Tuntas
Sidang Perdana Praperadilan...
Sidang Perdana Praperadilan Roy Suryo di PN Jaksel Digelar Hari Ini
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved