Kisah Kesaktian Gong Kiai Pradah, Pusaka Keramat Mataram saat Mengalahkan Pasukan Pajang
Kamis, 21 September 2023 - 18:50 WIB
loading...
A
A
A
Orang Jawa biasa mengistilahkan jalma moro, jalmo mati, yakni siapa yang datang bakal mati. Tuah Gong Kiai Pradah diharapkan bisa melindungi Pangeran Prabu dari segala marabahaya yang datang.
“Ketika dibunyikan, akan melindungi sang pangeran dari serangan harimau ketika membabat hutan di tengah habitat harimau”.
Dalam versi lain, pusaka gong digambarkan sebagai tumbal yang harus dikubur di tanah kosong kawasan hutan. Tujuannya agar para bangsawan Mataram itu terlindung dari ancaman pohon tumbang dan kegarangan makhluk liar.
Konon, Pangeran Prabu kemudian menyerahkan Gong Kiai Pradah kepada istrinya untuk disimpan. Jika sang istri membutuhkan dia, maka sewaktu-waktu cukup dengan menabuhnya, dan Pangeran Prabu akan datang.
“Namun ketika gong ditabuh oleh istrinya, munculah seekor harimau putih”.
Gong Kiai Pradah juga dikenal dengan nama bende Kiai Bicak. Kiai Bicak merupakan pusaka milik Ki Ageng Selo yang dalam perjalanannya diwarisi cucunya, yakni Panembahan Senopati atau Danang Sutawijaya, pendiri Mataram Islam.
Dalam sejarahnya, Panembahan Senopati pernah memakai pusaka Kiai Bicak untuk mengkudeta kekuasaan Kerajaan Pajang.
Dalam pertempuran di kawasan Prambanan, Panembahan Senopati bersama orang-orang Mataram berhasil mengalahkan pasukan Pajang yang dipimpin langsung Sultan Hadiwijaya atau Jaka Tingkir.
“Ketika dibunyikan, akan melindungi sang pangeran dari serangan harimau ketika membabat hutan di tengah habitat harimau”.
Dalam versi lain, pusaka gong digambarkan sebagai tumbal yang harus dikubur di tanah kosong kawasan hutan. Tujuannya agar para bangsawan Mataram itu terlindung dari ancaman pohon tumbang dan kegarangan makhluk liar.
Konon, Pangeran Prabu kemudian menyerahkan Gong Kiai Pradah kepada istrinya untuk disimpan. Jika sang istri membutuhkan dia, maka sewaktu-waktu cukup dengan menabuhnya, dan Pangeran Prabu akan datang.
“Namun ketika gong ditabuh oleh istrinya, munculah seekor harimau putih”.
Gong Kiai Pradah juga dikenal dengan nama bende Kiai Bicak. Kiai Bicak merupakan pusaka milik Ki Ageng Selo yang dalam perjalanannya diwarisi cucunya, yakni Panembahan Senopati atau Danang Sutawijaya, pendiri Mataram Islam.
Dalam sejarahnya, Panembahan Senopati pernah memakai pusaka Kiai Bicak untuk mengkudeta kekuasaan Kerajaan Pajang.
Dalam pertempuran di kawasan Prambanan, Panembahan Senopati bersama orang-orang Mataram berhasil mengalahkan pasukan Pajang yang dipimpin langsung Sultan Hadiwijaya atau Jaka Tingkir.
(shf)
Lihat Juga :