Terungkap, Inilah Pelaku Teror Pecah Kaca Jendela SD Negeri 38 Kota Sorong

Rabu, 20 September 2023 - 09:28 WIB
loading...
Terungkap, Inilah Pelaku...
Polresta Sorong Kota akhirnya menangkap YD (19), pelaku yang nekat melakukan teror dengan memecahkan kaca jendela ruangan kelas I B SD Negeri 38 Kota Sorong. Foto/iNews TV/Chanry Andrew Suripaty
A A A
SORONG - Polresta Sorong Kota akhirnya menangkap YD (19), pelaku yang nekat melakukan perusakan dan teror dengan memecahkan kaca jendela ruangan kelas I B SD Negeri 38 Kota Sorong, Papua Barat Daya, Selasa (19/9/2023). Senjata yang digunakan oleh pelaku untuk beraksi berhasil disita.

Wakapolresta Sorong Kota, AKBP Mathias Yosias Krey menegaskan dari hasil olah TKP tim INAFIS, disimpulkan bahwa dua lubang pada kaca tersebut bukan merupakan lubang akibat tembakan senjata api.

Baca juga: Teror Intan Jaya, KKB Undius dan Aibon Kogoya Bakar Sekolah dan Aniaya Warga

"Dari hasil olah TKP oleh Inafis Polresta Sorong Kota, ditemukan bahwa bekas pecahan kaca, bukan merupakan lubang tembakan senjata api," kata Mathias Yosias Krey dalam keterangan pers kepada wartawan di Mapolresta Sorong Kota, Selasa (19/9/2023) malam.

Berdasarkan hasil penyelidikan Tim Resmob Polresta Sorong Kota di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) didapati pelaku berinisial YD beralamat di Jalan Ahmad Yani tepat dibelakang SD Negeri 38.

“Barang bukti yang diamankan yaitu ketapel dan kelereng. Jadi itu bukan bekas senjata api, namun itu ketapel yang digunakan pakai kelereng,” tegasnya.



Terkait motif pelaku nekat memecahkan kaca menggunakan Katapel lanjut Wakapolresta dikarenakan pelaku dongkol akibat hampir setiap jam sekolah, siswa SD Negeri 38 melempari seng rumahnya dengan menggunakan batu.

Baca juga: Penantian 24 Tahun Guru Honorer yang Nekat Bakar Sekolah, Akhirnya Gaji Rp6 Juta Dibayar

“Motif daripada si pelaku memecahkan kaca jendela sekolah karena merasa dongkol, tidak senang dan tidak puas lantaran hampir setiap hari siswa SD Negeri 38 melempari seng rumahnya dengan menggunakan batu. Hal itu yang membuat pelaku emosi,” ujarnya.

Wakapolresta menyatakan akan menyampaikan hasil pengungkapan kasus tersebut kepada pihak sekolah dan sekaligus memediasi pihak pelaku bersama orang tuanya dan pihak sekolah.

"Untuk penanganan kasus ini, pelaku sudah kami minta keterangan, rencananya pada Rabu 20/9/2023 melalui Kapolsek Sorong Kota akan menyampaikan hasil temuan pihak Kepolisian. Sekaligus memediasi kedua belah pihak, dari pihak pelaku bersama kedua orangtuanya dan pihak sekolah," ujarnya.

Sementara itu pelaku YD yang dihadirkan pihak kepolisian, kepada wartawan membeberkan alasan dirinya nekat memecahkan kaca jendela ruang kelas lantaran emosi akibat ulah sejumlah siswa yang

“Kejadiannya itu pas jam 10.30 WIT, pas saya ada tidur. Terus anak-anak ini mereka lempar seng rumah dengan batu yang besar-besar. Saat itu mama ada masak di dapur, terus bapak ada kerja di depan gereja,” ujarnya.

YD mengaku tersulut emosi dan langsung memecahkan kaca jendela ruang kelas karena teguran ibunya, tidak diindahkan oleh anak-anak tersebut, bahkan sempat anak-anak itu mengeluarkan kata tak pantas terhadap ibunya.

“Pas seng rumah dilempar, mama sempat tegur dan larang anak-anak itu. Tapi anak-anak ini mereka tinggal bikin terus, saya dengar mama tegur sampai tiga kali. Pas tegur keempat kali, ada ade satu dia berteriak (kata makian) ada apa. Terus dia lempar lagi, makanya itu saya keluar ambil ketapel dengan kelereng langsung saya tembak sudah,” cerita YD di hadapan wartawan.

Sebelumnya pihak sekolah SD Negeri 38 kota Sorong dihebohkan dengan adanya dugaan penembakan kaca jendela ruang kelas oleh orang tidak dikenal.

Pihak sekolah langsung melaporkan kejadian itu kepada Polsek Sorong Kota. Bahkan anak-anak murid langsung dipulangkan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Polisi Tangkap Sopir...
Polisi Tangkap Sopir Taksi Online yang Mengamuk di Tol JORR, Ini Tampangnya
Polisi Bongkar Peredaran...
Polisi Bongkar Peredaran Obat Keras di Tanah Abang, 3 Orang Ditangkap
Polisi Gagalkan Penyelundupan...
Polisi Gagalkan Penyelundupan Bahan Kimia Merkuri, 2 Orang Ditangkap
Pemotor Halangi Ambulans...
Pemotor Halangi Ambulans yang Berujung Perusakan di Depok Jadi Tersangka
Polda Riau Ungkap Kasus...
Polda Riau Ungkap Kasus Perusakan Mangrove di Meranti
Dokter Tifa Didampingi...
Dokter Tifa Didampingi Refly Harun Masuk Ruang Tahanan Polda Metro Jaya, Langsung Ditahan?
Penampakan Roy Suryo...
Penampakan Roy Suryo usai Ditahan: Menenteng Rompi Oranye, Enggan Komentar
Kronologi Penangkapan...
Kronologi Penangkapan Roy Suryo, Refly: Untung Masih Sempat Salat Subuh, tapi Belum Mandi
Rekomendasi
Tokocrypto Resmi Bergabung...
Tokocrypto Resmi Bergabung ke Ekosistem ICEX Group, Proses Migrasi Lima PAKD Selesai
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
Berita Terkini
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Infografis
Aksi Teror Guncang Wina,...
Aksi Teror Guncang Wina, 2 Tewas Termasuk Pelaku Penembakan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved