Hingga September 2023, 52 Bandit Narkoba di Sumut Dituntut Mati
Senin, 18 September 2023 - 07:00 WIB
loading...
Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara hingga September 2023 telah menuntut mati 52 bandit narkoba. Foto/Ilustrasi
A
A
A
MEDAN - Sebanyak 57 orang terdakwa dalam perkara peredaran gelap narkotika dan zat adiktif (narkoba) di Sumatera Utara diseret ke pengadilan dan dituntut pidana mati. Dari jumlah itu, 52 terdakwa sudah dijatuhi vonis sesuai dengan tuntutan Jaksa.
Langkah ini diklaim Kejaksaan sebagai bentuk ketegasan dan tindakan keras mereka terhadap para pelaku tindak pidana yang tergolong sebagai kejahatan luar biasa itu.Hal itu ditegaskan Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Yos A Tarigan.
Baca Juga: Profil Andi Samsan Nganro, Hakim yang Memvonis Mati Gembong Narkoba Freddy Budiman
Dari 57 terdakwa yang dituntut hukuman mati, terbanyak ditangani Kejaksaan Negeri Medan berjumlah 32 terdakwa. Kejaksaan Negeri Asahan dengan 10 terdakwa, Kejari Deliserdang dan Tanjungbalai masing-masing 5 terdakwa dan Kejari Batubara 3 terdakwa.
”Dari 57 terdakwa yang dituntut mati sepanjang Januari-September 2023, ada 52 terdakwa yang sudah divonis hukuman mati oleh hakim, sisanya divonis seumur hidup, upaya banding 9 terdakwa dan kasasi 15 terdakwa,” kata Yos, Senin (18/9/2023).
Langkah ini diklaim Kejaksaan sebagai bentuk ketegasan dan tindakan keras mereka terhadap para pelaku tindak pidana yang tergolong sebagai kejahatan luar biasa itu.Hal itu ditegaskan Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Yos A Tarigan.
Baca Juga: Profil Andi Samsan Nganro, Hakim yang Memvonis Mati Gembong Narkoba Freddy Budiman
Dari 57 terdakwa yang dituntut hukuman mati, terbanyak ditangani Kejaksaan Negeri Medan berjumlah 32 terdakwa. Kejaksaan Negeri Asahan dengan 10 terdakwa, Kejari Deliserdang dan Tanjungbalai masing-masing 5 terdakwa dan Kejari Batubara 3 terdakwa.
”Dari 57 terdakwa yang dituntut mati sepanjang Januari-September 2023, ada 52 terdakwa yang sudah divonis hukuman mati oleh hakim, sisanya divonis seumur hidup, upaya banding 9 terdakwa dan kasasi 15 terdakwa,” kata Yos, Senin (18/9/2023).
Lihat Juga :