Petani Durian Banyuwangi Tertarik Gabung Makmur Pupuk Indonesia
Sabtu, 09 September 2023 - 13:30 WIB
loading...
A
A
A
Petani durian Desa Songgon Feri mengatakan, program yang memiliki makna Mari Kita Majukan Usaha Rakyat ini bisa dimanfaatkan oleh para petani muda dalam meningkatkan produktivitas dan pendapatan pertanian.
“Saya tertarik dengan program Makmur karena banyak manfaat yang bisa kami rasakan. Melalui program Makmur juga kami mendapat banyak manfaat salah satunya kepastian pupuk sehingga petani itu bisa makmur dan Sejahtera,” kata Feri.
Baca Juga: Komunitas Petani Durian Trenggalek Pelajari Cara Pengamanan Data Pribadi di Ruang Digital
Ketua Kelompok Tani Nogo Dino, Winarno menyatakan bahwa program Makmur menjadi solusi bagi petani untuk mendapatkan pupuk. Pasalnya, komoditi durian saat ini tidak lagi menjadi komoditi yang mendapat alokasi subsidi pupuk. B
erdasarkan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 10 Tahun 2022, Pemerintah hanya menetapkan sembilan komoditi yang berhak menerima subsidi pupuk, yaitu padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, bawang putih, kopi, kakao, dan tebu rakyat.
“Saya tertarik dengan program Makmur karena banyak manfaat yang bisa kami rasakan. Melalui program Makmur juga kami mendapat banyak manfaat salah satunya kepastian pupuk sehingga petani itu bisa makmur dan Sejahtera,” kata Feri.
Baca Juga: Komunitas Petani Durian Trenggalek Pelajari Cara Pengamanan Data Pribadi di Ruang Digital
Ketua Kelompok Tani Nogo Dino, Winarno menyatakan bahwa program Makmur menjadi solusi bagi petani untuk mendapatkan pupuk. Pasalnya, komoditi durian saat ini tidak lagi menjadi komoditi yang mendapat alokasi subsidi pupuk. B
erdasarkan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 10 Tahun 2022, Pemerintah hanya menetapkan sembilan komoditi yang berhak menerima subsidi pupuk, yaitu padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, bawang putih, kopi, kakao, dan tebu rakyat.
Lihat Juga :