Kakek di Malang Meninggal usai Dengar Parade Sound System, Ini Kata Polisi
Kamis, 07 September 2023 - 08:22 WIB
loading...
angkapan layar warga merusak jembatan karena tak cukup dilintasi truk bermuatan sound system. Foto/Ist
A
A
A
MALANG - Seorang kakek meninggal dunia diduga akibat efek pengeras suara atau sound system ramai diperbincangkan di media sosial. Informasi itu disampaikan oleh seorang warganet dengan akun @claudia.sandi menandai akun Instagram resmi Polres Malang @polresmalang_polisiadem.
Pada unggahan tersebut dinarasikan jika ada kakek di wilayah Kecamatan Jabung yang meninggal dunia sewaktu ada kegiatan karnaval. Sang warganet ini juga menarasikan bahwa kakek tersebut sakit dadanya usai selama hampir satu pekan di depan rumahnya dilintasi truk bermuatan pengeras suara atau sound system dengan bunyi yang keras. Di akhir unggahannya pun ia berharap Polres Malang dan Pemkab Malang bisa menertibkan parade sound system yang dirasa sudah berlebihan ini.
Kasi Humas Polres Malang Iptu Ahmad Taufik menyatakan memang benar ada kakek yang meninggal setelah mendengar parade sound system di Jabung, Kabupaten Malang. Pihaknya bersama Polsek Jabung kini sudah mendatangi rumah duka untuk mengklarifikasi kejadian ini.
Namun ketika didatangi ke rumahnya di Dusun Krajan, Desa Kemantren, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang ternyata kakek tersebut memang memiliki riwayat sesak napas atau asma. Kemudian pada saat kejadian memang ada karnaval atau parade sound system, yang diangkut oleh mobil pikap melewati depan rumah korban. Awalnya korban meminta agar salah satu anggota keluarga mengantarkannya ke depan untuk melihat karnaval.
Baca Juga: Tragis, Seorang Kakek Meninggal Setelah Diserang Segerombolan Tawon
"Setelah itu pikap tersebut melintas ke depan rumah, namun kakek tersebut bukan terkena serangan jantung, memang dia sesak nafas dan minta diantar ke dalam rumah lagi. Kemudian, tidak lama yang bersangkutan gagal nafas dan meninggal dunia," ungkap Taufik, dikonfirmasi pada Kamis pagi (7/9/2023).
Pihak Polres Malang pun akhirnya mencabut izin beberapa acara parade sound system atau battle sound yang diadakan di Kabupaten Malang, memperingati HUT Republik Indonesia. Hal ini karena kegiatan tersebut membahayakan masyarakat secara kesehatan dan memberikan efek negatif dengan beberapa kali menimbulkan kerusakan di bangunan yang dilintasi.
Pada unggahan tersebut dinarasikan jika ada kakek di wilayah Kecamatan Jabung yang meninggal dunia sewaktu ada kegiatan karnaval. Sang warganet ini juga menarasikan bahwa kakek tersebut sakit dadanya usai selama hampir satu pekan di depan rumahnya dilintasi truk bermuatan pengeras suara atau sound system dengan bunyi yang keras. Di akhir unggahannya pun ia berharap Polres Malang dan Pemkab Malang bisa menertibkan parade sound system yang dirasa sudah berlebihan ini.
Kasi Humas Polres Malang Iptu Ahmad Taufik menyatakan memang benar ada kakek yang meninggal setelah mendengar parade sound system di Jabung, Kabupaten Malang. Pihaknya bersama Polsek Jabung kini sudah mendatangi rumah duka untuk mengklarifikasi kejadian ini.
Namun ketika didatangi ke rumahnya di Dusun Krajan, Desa Kemantren, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang ternyata kakek tersebut memang memiliki riwayat sesak napas atau asma. Kemudian pada saat kejadian memang ada karnaval atau parade sound system, yang diangkut oleh mobil pikap melewati depan rumah korban. Awalnya korban meminta agar salah satu anggota keluarga mengantarkannya ke depan untuk melihat karnaval.
Baca Juga: Tragis, Seorang Kakek Meninggal Setelah Diserang Segerombolan Tawon
"Setelah itu pikap tersebut melintas ke depan rumah, namun kakek tersebut bukan terkena serangan jantung, memang dia sesak nafas dan minta diantar ke dalam rumah lagi. Kemudian, tidak lama yang bersangkutan gagal nafas dan meninggal dunia," ungkap Taufik, dikonfirmasi pada Kamis pagi (7/9/2023).
Pihak Polres Malang pun akhirnya mencabut izin beberapa acara parade sound system atau battle sound yang diadakan di Kabupaten Malang, memperingati HUT Republik Indonesia. Hal ini karena kegiatan tersebut membahayakan masyarakat secara kesehatan dan memberikan efek negatif dengan beberapa kali menimbulkan kerusakan di bangunan yang dilintasi.
Lihat Juga :