Sulit Dipadamkan, Ini Penampakan Kebakaran Savana di Lereng Gunung Bromo

Kamis, 31 Agustus 2023 - 09:22 WIB
loading...
Sulit Dipadamkan, Ini...
Kobaran api membakar savana di Bantengan hingga Blok Jemplang kawasan Gunung Bromo, Kabupaten Malang. Foto/Humas BB-TNBTS
A A A
MALANG - Kebakaran savana di lereng Gunung Bromo hingga kini belum dapat dipadamkan. Kencangnya angin di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) ditambah dengan banyaknya tanaman kering yang rentan terbakar mempersulit proses pemadaman api di kawasan savana dan Blok Jemplang.

"Angin kencang dan kondisi musim kemarau jadi banyak daun kering, mengakibatkan mudah terbakar," ucap Humas Balai Besar TNBTS, Endrip Wahyutama, Kamis (31/8/2023).

Baca juga: Kebakaran Hutan Lereng Gunung Lawu, 9 Hektare Lahan Ludes

Sejauh ini ditambahkan Endrip, proses pemadaman dilakukan dengan dua arah yakni pemadaman dari atas melalui wilayah Bantengan dan dari bawah melalui Blok Watugede.

"Petugas masih difokuskan untuk pemadaman," ujarnya kembali.



Di sisi lain Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Balai Besar TNBTS Septi Eka Wardhani menyatakan, hingga kini penyebab kebakaran dan luasan area yang terbakar masih belum diidentifikasi lebih lanjut. Petugas di lapangan fokus untuk proses pemadaman api.

"Penyebab kebakaran dan luas area terbakar masih dalam proses identifikasi. Masih fokus ke proses pemadaman," kata Septi melalui keterangan tertulisnya.

Baca juga: Hari Keempat, Kebakaran Lahan di Gunung Arjuno Kian Meluas

Septi menambahkan, bila proses pemadaman dilakukan dengan cara manual atau gepyok dengan memukul-mukulkan ranting ke sumber api dan menggunakan mobil tangki yang dikerahkan. Petugas juga telah membuat ilaran atau sekat untuk mengantisipasi api merambat ke wilayah lain.

"Petugas BB-TNBTS dibantu oleh Masyarakat Peduli Api (MPA) bergerak untuk mengisolir sumber api dengan membuat ilaran, dan mulai melakukan pemadaman dengan menggunakan gepyok, jetshooter, dan mobil tangki serta pompa pemadam kebakaran," jelasnya.

Pihaknya bekerjasama dengan seluruh stakeholder wisata dan masyarakat sekitar telah mengimbau, untuk berhati-hati dan tidak membuat api di sekitar kawasan TNBTS.

"Mengingat saat ini kondisi cuaca sangat kering dampak dari musim kemarau panjang dan sebagian savana mengering akibat frost," pungkasnya

Sebelumnya diberitakan, pada Selasa tengah malam (29/8/2023) sekitar pukul 23.30 WIB, petugas menerima informasi dari masyarakat perihal adanya titik api di kawasan Bantengan, yang ada di sekitar perbatasan resort PTN Wilayah Coban Trisula dan resort PTN Wilayah Ranupani.

Petugas kemudian melakukan pengecekan ke lokasi dan ditemukan sumber api berada di lereng sebelah utara jalan, antara perbatasan Kabupaten Malang dan Lumajang.

Api terus menjalar ke kawasan savana Bukit Teletubbies dan Blok Jemplang, yang menjadi akses masuknya wisatawan dari Kabupaten Malang.

Kebakaran lahan sebelumnya juga muncul pada 18 Agustus 2023 di kawasan Gunung Semeru yang memiliki ketinggian 2.329 meter di atas permukaan tanah (Mdpl) di wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Titik api terpantau pertama kali di blok Oro-Oro Ombo di bawah puncak Gunung Semeru, yang masuk dalam Resor Pemangku Taman Nasional (RPTN) Wilayah Ranupani Wilayah III Bidang Wilayah II Lumajang.

Proses pemadaman api pundilakukan sejak Jumat dengan mengerahkan tim gabungan dari petugas Balai Besar TNBTS selaku pengelola kawasan, TNI Polri, BPBD, masyarakat setempat. Hasilnya pada Sabtu 26 Agustus 2023 lalu titik api di kawasan Gunung Semeru berhasil dipadamkan.

BB-TNBTS telah mengeluarkan imbauan kepada para wisatawan agar turut serta mengantisipasi adanya potensi kebakaran hutan dan lahan saat musim kemarau, mengingat kondisi kawasan taman nasional tersebut sangat kering.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gudang di Pluit Karang...
Gudang di Pluit Karang Karya Barat Kebakaran, 14 Unit Damkar Dikerahkan
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
MNC Peduli Salurkan...
MNC Peduli Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Kebakaran di Kemayoran
Rano Karno Ungkap Kebakaran...
Rano Karno Ungkap Kebakaran Permukiman Dekat Pasar Jiung Kemayoran Hanguskan 304 Bangunan
Rumah Anisa Rahma 80...
Rumah Anisa Rahma 80 Persen Terbakar, Ruang Berisi 3.500 Al-Quran Tetap Utuh
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
Kemendikdasmen Serahkan...
Kemendikdasmen Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran Pasar Jiung Kemayoran
Rekomendasi
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
Kawal Dana RT Rp25 Juta,...
Kawal Dana RT Rp25 Juta, Wali Kota Agustina Pastikan Pengurus Lingkungan Didampingi Total
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Berita Terkini
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
KSP Dudung Cek Progres...
KSP Dudung Cek Progres MRT Jakarta Fase 2A, Siap Beroperasi 2027
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved