Hari Keempat, Kebakaran Lahan di Gunung Arjuno Kian Meluas
Rabu, 30 Agustus 2023 - 10:53 WIB
loading...
Proses pemadaman kebakaran di kawasan Gunung Arjuno Welirang. Kebakaran ini diduga sengaja dilakukan oleh oknum pemburu liar. Foto/Ist
A
A
A
MALANG - Petugas gabungan masih kesulitan memadamkan api di kawasan Gunung Arjuno, yang masuk Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo. Bahkan beberapa titik api baru lagi bermunculan di hari keempat usai kemunculan titik api.
Dari informasi yang dihimpun, asap putih tebal yang diduga dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terlihat di area Kebun Teh Lawang yang berada di Dusun Tegalrejo, Desa Ketindan, Kecamatan Lawang, pada Rabu (30/8/2023).
Kasi Perlindungan dan Pemberdayaan Masyarakat Tahura Raden Soerjo Ajat Sudrajat menyatakan, titik api masih belum sepenuhnya dipadamkan. Beberapa titik api yang mengarah ke Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, kembali menjalar ke Kabupaten Malang.
Baca Juga: Kebakaran Gunung Arjuno Welirang Diduga Sengaja Dilakukan Oknum Pemburu Liar
”Masih terus pemadaman, di Purwodadi masih terus berkembang, tapi kemudian ada juga yang mengarah kembali ke Malang saat ini masih terus dilakukan upaya pemadaman,” ucap Ajat Sudrajat kepada wartawan, Rabu (30/8/2023).
Jumlah titik api sudah tidak bisa lagi dihitung, sebab sebarannya kian meluas karena faktor cuaca kering ditambah tiupan hembusan angin. Ia menduga ada seseorang beraktivitas perburuan liar yang sengaja menyalakan api, sehingga api menjalar ke bagian lain.
Dari informasi yang dihimpun, asap putih tebal yang diduga dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terlihat di area Kebun Teh Lawang yang berada di Dusun Tegalrejo, Desa Ketindan, Kecamatan Lawang, pada Rabu (30/8/2023).
Kasi Perlindungan dan Pemberdayaan Masyarakat Tahura Raden Soerjo Ajat Sudrajat menyatakan, titik api masih belum sepenuhnya dipadamkan. Beberapa titik api yang mengarah ke Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, kembali menjalar ke Kabupaten Malang.
Baca Juga: Kebakaran Gunung Arjuno Welirang Diduga Sengaja Dilakukan Oknum Pemburu Liar
”Masih terus pemadaman, di Purwodadi masih terus berkembang, tapi kemudian ada juga yang mengarah kembali ke Malang saat ini masih terus dilakukan upaya pemadaman,” ucap Ajat Sudrajat kepada wartawan, Rabu (30/8/2023).
Jumlah titik api sudah tidak bisa lagi dihitung, sebab sebarannya kian meluas karena faktor cuaca kering ditambah tiupan hembusan angin. Ia menduga ada seseorang beraktivitas perburuan liar yang sengaja menyalakan api, sehingga api menjalar ke bagian lain.
Lihat Juga :