Lapas Kelas II A Binjai Gelar Salat Idul Adha dengan Protokol Kesehatan
Jum'at, 31 Juli 2020 - 05:56 WIB
loading...
Lapas Kelas II A Binjai Gelar Salat Idul Adha dengan Protokol Kesehatan. Foto/iNewsTV/Aminoer Rasyid
A
A
A
BINJAI - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Binjai , menggelar Salat Idul Adha 1441 H dan penyembelihan 10 ekor hewan kurban , Jumat (31/07/2020).
Kalapas Kelas II A Binjai MA Siburian melalui Kepala KPLP Rinaldo Noah Tarigan saat ditemui wartawan mengatakan, Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya kurban jatuh pada hari Jumat. (Baca juga: Sapi Kurban MNC Peduli di PBNU Bakal Dibagikan kepada Mustahik Sistem Door to Door )
Di tengah pandemi COVID-19 ini, pelaksanaan Idul Adha berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, termasuk saat penyembelihan hewan kurban.
Ada sejumlah aturan terkait protokol kesehatan yang harus dipatuhi untuk mencegah penularan virus Corona atau COVID-19. (Baca juga: 56 Hewan Kurban di KBB Cacat dan Sakit, Banyak Juga yang Belum Cukup Usia )
"Dalam pelaksanaan kurban tahun ini kami harus memperhatikan tiga pokok. Yaitu kesehatan hewan yang akan dikurbankan, proses penyembelihan dan distribusi dagingnya kepada para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Intinya, Kesehatan 9 ekor kambing dan seekor lembu yang kami kurbankan, menjadi persyaratan utama yang harus dicermati dalam pemotongan," kata Tarigan.
Kalapas Kelas II A Binjai MA Siburian melalui Kepala KPLP Rinaldo Noah Tarigan saat ditemui wartawan mengatakan, Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya kurban jatuh pada hari Jumat. (Baca juga: Sapi Kurban MNC Peduli di PBNU Bakal Dibagikan kepada Mustahik Sistem Door to Door )
Di tengah pandemi COVID-19 ini, pelaksanaan Idul Adha berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, termasuk saat penyembelihan hewan kurban.
Ada sejumlah aturan terkait protokol kesehatan yang harus dipatuhi untuk mencegah penularan virus Corona atau COVID-19. (Baca juga: 56 Hewan Kurban di KBB Cacat dan Sakit, Banyak Juga yang Belum Cukup Usia )
"Dalam pelaksanaan kurban tahun ini kami harus memperhatikan tiga pokok. Yaitu kesehatan hewan yang akan dikurbankan, proses penyembelihan dan distribusi dagingnya kepada para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Intinya, Kesehatan 9 ekor kambing dan seekor lembu yang kami kurbankan, menjadi persyaratan utama yang harus dicermati dalam pemotongan," kata Tarigan.
Lihat Juga :