TMMD 108 Kodam V/Brawijaya Wujudkan Masyarakat Produktif Saat Pandemi
Jum'at, 31 Juli 2020 - 08:57 WIB
loading...
A
A
A
Bahkan, kata Kolonel Imam, pembangunan di lokasi TMMD itu mendapat respon positif dari masyarakat. Itu terlihat ketika masyarakat di lokasi TMMD ikut berpartisipasi menyelesaikan berbagai pengerjaan fasilitas umum di desa mereka.
“Tanpa diminta, warga berbondong-bondong ikut serta membangun. Adanya TMMD ini, ternyata mampu menggugah semangat kegotong-royongan masyarakat. Itu menjadi salah satu tujuan dilaksanakannya TMMD saat ini,” jelasnya.
Ternyata, hal serupa pun juga terjadi di lokasi TMMD di Desa Ngepoh, Kecamatan Tanggunggunung, Kabupaten Tulungagung. Beberapa waktu lalu, ujar Kapendam, perbaikan rumah milik Widji (74), salah satu warga Desa Ngepoh, berhasil memancing semangat gotong-royong warga sekitar.
(Baca juga: Libatkan Babinsa Bagikan Sembako, Khofifah: Pasti Tepat Sasaran )
Ia menilai hal itu merupakan bukti jika TNI dan masyarakat di lokasi TMMD memiliki visi dan misi yang sama dengan adanya TMMD 108 saat ini. “Khususnya demi kemajuan Desa yang menjadi sasaran TMMD saat ini. Inilah bukti Kemanunggalan antara TNI dan rakyat,” katanya.
Untuk diketahui, program TMMD 108 di wilayah Kodam V/Brawijaya saat ini, merupakan bentuk komitmen TNI-AD untuk terus berperan, sekaligus membangun bersama komponen bangsa, baik secara sinergi dan berkesinambungan. Program itu juga menyasar daerah terpencil maupun terisolir yang minim akan insfrastruktur.
Tak tanggung-tanggung, penyelenggaraan program itupun menggunakan strategi pembangunan berbasis masyarakat. Strategi itu, masyarakat berada pada posisi pengambil keputusan sekaligus subjek pembangunan.
“Tanpa diminta, warga berbondong-bondong ikut serta membangun. Adanya TMMD ini, ternyata mampu menggugah semangat kegotong-royongan masyarakat. Itu menjadi salah satu tujuan dilaksanakannya TMMD saat ini,” jelasnya.
Ternyata, hal serupa pun juga terjadi di lokasi TMMD di Desa Ngepoh, Kecamatan Tanggunggunung, Kabupaten Tulungagung. Beberapa waktu lalu, ujar Kapendam, perbaikan rumah milik Widji (74), salah satu warga Desa Ngepoh, berhasil memancing semangat gotong-royong warga sekitar.
(Baca juga: Libatkan Babinsa Bagikan Sembako, Khofifah: Pasti Tepat Sasaran )
Ia menilai hal itu merupakan bukti jika TNI dan masyarakat di lokasi TMMD memiliki visi dan misi yang sama dengan adanya TMMD 108 saat ini. “Khususnya demi kemajuan Desa yang menjadi sasaran TMMD saat ini. Inilah bukti Kemanunggalan antara TNI dan rakyat,” katanya.
Untuk diketahui, program TMMD 108 di wilayah Kodam V/Brawijaya saat ini, merupakan bentuk komitmen TNI-AD untuk terus berperan, sekaligus membangun bersama komponen bangsa, baik secara sinergi dan berkesinambungan. Program itu juga menyasar daerah terpencil maupun terisolir yang minim akan insfrastruktur.
Tak tanggung-tanggung, penyelenggaraan program itupun menggunakan strategi pembangunan berbasis masyarakat. Strategi itu, masyarakat berada pada posisi pengambil keputusan sekaligus subjek pembangunan.
Lihat Juga :