TMMD 108 Kodam V/Brawijaya Wujudkan Masyarakat Produktif Saat Pandemi
Jum'at, 31 Juli 2020 - 08:57 WIB
loading...
A
A
A
“Perencanaan sasaran TMMD merupakan hasil dari usulan masyarakat yang disampaikan secara berjenjang dari Babinsa secara bottom up,” jelas Imam Haryadi.
Dia menambahkan, tujuan utama TMMD ini adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mewujudkan kemanunggalan dan keterpaduan antara TNI dan masyarakat di saat pandemi.
Almamater Akademi Militer 1997 itu mengungkapkan jika kemanunggalan itu nyata adanya di lokasi TMMD saat ini. Itu terlihat ketika tingkat partisipasi masyarakat, baik di lokasi TMMD Tulungagung maupun Lumajang, cukup tinggi.
“Kontribusi masyarakat yang cukup tinggi dan pemberdayaan di lokasi TMMD, itu menjadi acuan dan tujuan utama adanya TMMD ini. Seperti adanya pembangunan jalan setapak sepanjang 1,3 kilometer dan lebarnya 8 meter di Desa Pandansari Lumajang, warga bahkan menghibahkan sebagian tanah mereka untuk kepentingan desanya,” terangnya.
Meski begitu, imbuh Kolonel Imam, selama berlangsungnya TMMD di dua wilayah itu, protokol kesehatan pun tetap diberlakukan. Pasalnya, penerapan itu sesuai dengan adanya instruksi langsung dari Pemerintah dalam upaya memutus rantai penyebaran COVID-19.
“Kita tetap harus bekerja untuk mewujudkan masyarakat yang produktif. Kuncinya sangat sederhana, selama TMMD berjalan anjuran Pemerintah terkait protokol kesehatan tetap kita terapkan di masyarakat,” pungkas Imam.
Dia menambahkan, tujuan utama TMMD ini adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mewujudkan kemanunggalan dan keterpaduan antara TNI dan masyarakat di saat pandemi.
Almamater Akademi Militer 1997 itu mengungkapkan jika kemanunggalan itu nyata adanya di lokasi TMMD saat ini. Itu terlihat ketika tingkat partisipasi masyarakat, baik di lokasi TMMD Tulungagung maupun Lumajang, cukup tinggi.
“Kontribusi masyarakat yang cukup tinggi dan pemberdayaan di lokasi TMMD, itu menjadi acuan dan tujuan utama adanya TMMD ini. Seperti adanya pembangunan jalan setapak sepanjang 1,3 kilometer dan lebarnya 8 meter di Desa Pandansari Lumajang, warga bahkan menghibahkan sebagian tanah mereka untuk kepentingan desanya,” terangnya.
Meski begitu, imbuh Kolonel Imam, selama berlangsungnya TMMD di dua wilayah itu, protokol kesehatan pun tetap diberlakukan. Pasalnya, penerapan itu sesuai dengan adanya instruksi langsung dari Pemerintah dalam upaya memutus rantai penyebaran COVID-19.
“Kita tetap harus bekerja untuk mewujudkan masyarakat yang produktif. Kuncinya sangat sederhana, selama TMMD berjalan anjuran Pemerintah terkait protokol kesehatan tetap kita terapkan di masyarakat,” pungkas Imam.
(msd)
Lihat Juga :