Fakta Baru Terungkap! Mtsn Negeri Kunir Blitar Diduga Kaburkan Kematian Siswa Akibat Dikeroyok di Kelas
Senin, 28 Agustus 2023 - 15:25 WIB
loading...
A
A
A
Oleh guru bersangkutan, Misatin diberitahu kalau putranya sedang berada di RS Itihad Srengat lantaran mengalami kecelakaan kecil. Ia sempat berfikir, kalau kecelakaan kecil kenapa sampai dilarikan ke rumah sakit.
“Mungkin agar saya tidak panik, disampaikan kecelakaan kecil. Saya mau dibonceng tapi menolak dan memilih membawa sepeda motor sendiri. Biar cepat,” terangnya.
Sesampai di RS Itihad, Misatin melihat sudah ada sejumlah guru Mtsn Kunir. Ia tidak curiga apa-apa karena telah dikatakan kecelakaan kecil. Para guru menyambutnya.
Sejumlah guru perempuan menyalami dan memeluk sembari memintanya untuk kuat sekaligus bersabar. Misatin mengaku terbengong-bengong. Karena penasaran ia menanyakan kondisi putranya.
Ia juga menyatakan ingin melihat putranya secara langsung.
“Dijawab oleh salah seorang guru kalau anak saya tidak apa-apa. Saat ini sedang ditangani dokter. Mungkin saja untuk menenangkan,” kata Misatin.
Namun tak berlangsung lama, seorang guru perempuan, kata Misatin memeluknya sembari mengatakan agar bersabar karena anaknya telah meninggal dunia.
Misatin seketika syok, limbung, dan kesadarannya lenyap. Begitu sadar, ia meminta ingin bertemu anaknya dan itu ia sampaikan berulang-ulang. Oleh salah seorang guru Mtsn Kunir Misatin dibawa ke atas tempat tidur UGD dan dibaringkan. Misiatin mengaku sempat berteriak histeris.
“Kulo mbengok. Kulo ten mriki mboten pingin tilem mriki. Kulo pingin weruh anak kulo. Kulo ibuke mosok mboten kiat. (Saya teriak. Saya di sini tidak ingin tidur di sini. Saya ingin bertemu anak saya. Saya ibunya, masak tidak kuat),” kenang Misatin.
Misatin ditemani Mustofa yang tidak berselang kemudian juga tiba di rumah sakit melihat langsung AJH yang sudah terbujur kaku. Dengan menguatkan diri, kedua orang tua itu melihat langsung bagian leher putranya lebam-lebam.
Kemudian juga bagian punggung atau tulang ekor yang membiru. Menurut Misatin, sampai detik itu ia belum tahu kalau kematian putranya diakibatkan tindak kekerasan.
“Yang saya tahu seperti disampaikan pihak Mtsn Kunir anak saya meninggal karena kecelakaan kecil,” ungkapnya.
“Mungkin agar saya tidak panik, disampaikan kecelakaan kecil. Saya mau dibonceng tapi menolak dan memilih membawa sepeda motor sendiri. Biar cepat,” terangnya.
Sesampai di RS Itihad, Misatin melihat sudah ada sejumlah guru Mtsn Kunir. Ia tidak curiga apa-apa karena telah dikatakan kecelakaan kecil. Para guru menyambutnya.
Sejumlah guru perempuan menyalami dan memeluk sembari memintanya untuk kuat sekaligus bersabar. Misatin mengaku terbengong-bengong. Karena penasaran ia menanyakan kondisi putranya.
Ia juga menyatakan ingin melihat putranya secara langsung.
“Dijawab oleh salah seorang guru kalau anak saya tidak apa-apa. Saat ini sedang ditangani dokter. Mungkin saja untuk menenangkan,” kata Misatin.
Namun tak berlangsung lama, seorang guru perempuan, kata Misatin memeluknya sembari mengatakan agar bersabar karena anaknya telah meninggal dunia.
Misatin seketika syok, limbung, dan kesadarannya lenyap. Begitu sadar, ia meminta ingin bertemu anaknya dan itu ia sampaikan berulang-ulang. Oleh salah seorang guru Mtsn Kunir Misatin dibawa ke atas tempat tidur UGD dan dibaringkan. Misiatin mengaku sempat berteriak histeris.
“Kulo mbengok. Kulo ten mriki mboten pingin tilem mriki. Kulo pingin weruh anak kulo. Kulo ibuke mosok mboten kiat. (Saya teriak. Saya di sini tidak ingin tidur di sini. Saya ingin bertemu anak saya. Saya ibunya, masak tidak kuat),” kenang Misatin.
Misatin ditemani Mustofa yang tidak berselang kemudian juga tiba di rumah sakit melihat langsung AJH yang sudah terbujur kaku. Dengan menguatkan diri, kedua orang tua itu melihat langsung bagian leher putranya lebam-lebam.
Kemudian juga bagian punggung atau tulang ekor yang membiru. Menurut Misatin, sampai detik itu ia belum tahu kalau kematian putranya diakibatkan tindak kekerasan.
“Yang saya tahu seperti disampaikan pihak Mtsn Kunir anak saya meninggal karena kecelakaan kecil,” ungkapnya.
Lihat Juga :